Jika Gibran Anak Jokowi Lawan Kotak Kosong, Pengamat: Lebih Baik Pilkada Ditiadakan, Kasih Saja SK!
Pengamat menilai Giran kemungkinan besar akan melawan kotak kosong karena tak ada calon lain yang berani melawannya.
Anak Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka resmi menjadi calon Wali Kota Solo setelah mendapatkan restu dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri
Pengamat menilai Giran kemungkinan besar akan melawan kotak kosong karena tak ada calon lain yang berani melawannya.
Jika benar, lawan Gibran Rakabuming Raka melawan kotak kosong, pengamat berpendapat lebih baik hajat Pilwalkot Solo ditiadakan.
//
TRIBUNJABAR.ID - Putra sulung Presiden Joko Widodo kembali jadi perbincangan setelah dirinya terpilih untuk maju dalam Pilkada Solo 2020.
Putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka jadi salah satu rekomendasi DPP PDI Perjuangan untuk mewakili partai dalam pemilihan umum kepala daerah mendatang.
• 18 Lembaga Lagi Siap-siap Dibubarkan Jokowi, Mendagri Tjahjo Kumolo Sudah Serahkan Daftarnya
Bahkan Gibran Rakabuming Raka dikabarkan telah kalahkan pamor petahanan wakil walikota Solo yang juga ikut mencalonkan diri sebagai Wali Kota Solo. Namun, setelah Gibran mendapat rekomendasi dari PDIP, Ahmad Purnomo secara otomatis tidak bisa maju di Pilwalkot Solo.
Namun DPP Partai berlambang Banteng tersebut menjatuhkan pilihannya pada sosok sang anak Presiden.
Publik pun heboh dengan pencalonan diri Gibran dalam Pilkada 2020 ini.
Termasuk dengan siapa yang mungkin jadi lawan pemilik usaha catering serta makanan viral tersebut.
Bahkan menurut pengamat politik, Gibran memiliki kemungkinan besar untuk melawan kotak kosong dalam gelaran Pilkada mendatang tersebut.
Analisis tersebut disampaikan oleh Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago.
Saat PDI-P Lebih Pilih Gibran Ketimbang Dirinya: Gibran Putranya Presiden...
• Sultan Sepuh XIV PRA Arief Natadiningrat Meninggal Dunia, Gubernur Ridwan Kamil: Jawa Barat Berduka
Tak hanya itu saja, Pangi mengungkapkan bahwa lebih baik Pilkada Solo 2020 tak usah digelar bila Gibran hanya melawan kotak kosong.
Hal itu ia sampaikan lantaran sosok anak pertama orang nomor satu di Indonesia tersebut adalah calon terkuat untuk memenangkan Pilkada Solo.