Breaking News:

Virus Corona

Mengapa Harus Rajin Serut Temu Lawak Langsung Minum, Inilah Khasiatnya.

Khasiat temu lawak sebagai ramuan tradisional yakni memberikan kekebalan tubuh. Temu lawak juga berfungsi sebagai antibodi virus Covid-19.

Kompas.com
Temu Lawak memiki banyak manfaat untuk kesehatan badan. 

TRIBUNJABAR.ID

Toya, pedagang tumbuhan herbal lain yang ada di Pasar Induk Jakarta Timur menjelaskan, khasiat temu lawak sebagai ramuan tradisional yakni memberikan kekebalan tubuh. Temu lawak juga berfungsi sebagai antibodi virus Covid-19.

"Temu lawak bisa untuk kekebalan tubuh, daya tahan dan antibodi," jelas Toya kepada Tribun, Pasar Induk, Jakarta, Rabu (15/7).
Toya mengungkapkan, harga temu lawak di Pasar Induk kini Rp 10 ribu per kilogram. Menurut keterangan Toya, harga temu lawak per kilogram sempat mencapai Rp 60 ribu - Rp 80 ribu per kilogram. "Itu saat masuk kasus Covid-19 ini," kata Toya singkat.

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto sebelumnya mendukung penggunaan obat herbal terstandar dan fitofarmaka untuk menjadi suplemen penanganan Covid-19. Pernyataan mekes diatur dalam dua aturan yang diterbitkan Kemenkes.

Pertama, Permenkes Nomor 85 Tahun 2019 tentang Petunjuk Operasi Penggunaan Dana Alokasi Khusus Fisik Bidang Kesehatan Tahun Anggaran 2020. Kedua, Permenkes Nomor 21 Tahun 2016 tentang Penggunaan Dana kapitasi JKN untuk Jasa Pelayanan Kesehatan dan Dukungan Biaya Operasional pada FKTP milik Pemda.

"Dalam menghadapi pandemi Covid-19 peliharaan kesehatan, pencegahan penyakit dan perawatan kesehatan merupakan faktor penting," kata Terawan dalam rapat kerja dengan Komisi IX di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (14/7) lalu.

Penurunan harga temu lawak di Pasar Induk tak lain karena ada standar harga baru yang diterapkan pihak pengelola Pasar Induk. "Harga temu lawak di pasar turun lagi karena para pedagang menyesuaikan standar harga yang ditetapkan di sini (Pasar Induk). Mengimbangi harga pasar sini saja, kalau pasar kecil saya kurang tahu berapa harganya. Tapi kalau di pasar kecil mungkin harganya masih Rp 30 ribuan," ujar Toya.

Toya menjelaskan, proses pengolahan temu lawak menjadi minuman siap konsumsi bisa dilakukan secara mandiri. Mengolah temu lawak, lanjutnya, sangat sederhana. Temu lawak hanya perlu diparut kemudian direbus. "Temu lawak biasa diolah jadi jamu, temu lawak diparut, setelah itu direbus. Bisa segera diminum," kata Toya menjelaskan.

Toya yakin, temu lawak, bila dipadukan dengan biang kunyit bisa memberikan antibodi virus Covid-19 bagi yang mengkonsumsi."Kalau buat antibodinya biasanya ditambah biang kunyit. Biang kunyit bisa langsung direbus bersamaan sama temu lawak," jelas Toya.

Toya juga memastikan, saat ini pangsa pasar temu lawak meningkatkan. Terbukti dari banyaknya permintaan temu lawak di pasaran."Permintaan temu lawak dan kunyit lagi ramai sekarang. Selalu ada, alhamdulillah. 'Nyayur' setiap hari," tutup Toya. (tribun network/genik)

Penulis: Tatang Suherman
Editor: Tatang Suherman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved