Breaking News:

Rumput Odot Bakal Ditanam Warga Bojongasih di Bantaran Sungai Citarum

SELAIN membangun Kampung Citarum, warga RW 05, Kampung Bojongasih, Desa Dayeuhkolot, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, bersama Komunitas Mundi

TRIBUN JABAR/JANUAR PH
Kampung Citarum, RW 05, Kampung Bojongasih, Desa Dayeuhkolot, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. 

SELAIN membangun Kampung Citarum, warga RW 05, Kampung Bojongasih, Desa Dayeuhkolot, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, bersama Komunitas Munding Dongkol (KMD) bakal menanam rumput odot di lahan kosong di bantaran Sungai Citarum.

Dalam laman bbptusapiperah.ditjenpkh.pertanian.go.id, disebutkan, rumput odot merupakan varietas rumput gajah (pennisetum purpureum).

Di luar negeri, rumput ini lebih dikenal dengan sebutan dwarf elephant grass atau mott elephant grass.

Tanaman ini bisa tumbuh pada musim kemarau yang tanahnya tingkat kesuburannya rendah.

Di Indonesia, rumput ini dikembangkan pada 2007 oleh tenaga kerja Indonesia yang bekerja di Kanada yang kemudian dikembangkan di seluruh Indonesia.

"Kami berencana mengkhususkan menanam rumput odot. Rumput ini sekarang luar biasa.

Sangat dibutuhkan para peternak yang kesulitan mencari rumput," kata Ketua KMD Yadi Supriadi (39) alias Mang Acim, Ketua Komunitas Mungding Dongkol, Selasa (7/7).

Menurut Acim, rumput odot bakal ditanam di sepanjang bantaran sungai.
Selain itu, warga bersama KMD bakal membuat kebun rumput odot. "Saya berharap, ini jadi penghasilan warga," katanya.

Harga rumput odot, kata Acim, mencapai Rp 35 ribu per karung.

Halaman
123
Editor: Januar Pribadi Hamel
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved