Breaking News:

Perwal Sudah Izinkan Ojol Angkut Orang, Driver Gelar Demonstrasi, Grab dalam Posisi Menunggu

Pemerintah Kota Bandung dalam Perwal Nomor 37 Tahun 2020 sudah mengizinkan angkutan roda dua berbasis aplikasi mengangkut orang.

Tribun Jabar/Tiah SM
Driver ojek online demo di Balai Kota Bandung, Senin (13/7/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung dalam Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 37 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) sudah mengizinkan angkutan roda dua berbasis aplikasi mengangkut orang.

Dalam perwal bagian ke-14 pasal 22 tentang AKB dalam aktivitas transportasi ayat 2 poin D, dituliskan bahwa angkutan roda dua berbasis aplikasi dapat mengangkut orang atau barang.

"Dengan ketentuan untuk mengangkut orang, perusahaan penanggung jawab angkutan roda dua berbasis aplikasi wajib terlebih dahulu mendapat persetujuan sebagaimana diatur dalam peraturan wali kota ini," tulis Perwal No 37 Tahun 2020.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna, mengatakan, itu artinya secara otomatis angkutan online sudah dapat kembali mengangkut orang.

"Hasil ratas kemarin itu mereka (ojol) sudah diperbolehkan mengangkut penumpang, di dalam perwal hasil ratas (rapat terbatas) itu kan disampaikan, kenapa hal ini tidak menjadi informasi yang dipakai oleh mereka," ujar Ema.

Dirikan 3 Check Point Dijaga 24 Jam, Kecamatan Cicadap Laksanakan PSBM pada Tanggal Ini

Terpisah, Partner Engagement Strategy Lead Grab Indonesia Jawa Barat, Mawaddi Lubby, mengaku sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Bandung untuk mengaktifkan kembali layanan mengangkut penumpang.

Grab sebagai aplikator, kata dia, sudah berupaya memenuhi semua syarat yang diberikan pemerintah kepada aplikator. Saat ini, pihaknya dalam posisi menunggu arahan dari Pemerintah Kota Bandung.

Grab Siap Aktifkan Aplikasi Angkut Penumpang, Tapi Masih Tunggu Arahan dari Pemkot Bandung

"Pada prinsipnya kami sudah penuhi administrasi yang disyaratkan oleh pemerintah. Surat pun sudah kirimkan setelah itu kami menunggu arahan kembali pengaktifan layanan penumpang," ujar Mawaddi, saat dihubungi, Senin (13/7/2020).

Pelaku Pencabulan 305 Anak Tewas, Sebelumnya Mencoba Bunuh Diri dengan Lilitkan Kabel di Sel

Pihak Grab sudah dua kali bertemu dengan Pemerintah Kota Bandung membahas bagaimana penerapan protokol kesehatan dari pihak aplikator jika layanan mengangkut penumpang kembali diaktifkan. (*)

Penulis: Nazmi Abdurrahman
Editor: Giri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved