Menyantap Lembut dan Manisnya Ubi Cilembu Kudapan Asli Khas Desa Cilembu
Ubi Cilembu merupakan kudapan tradisional Urang Sunda yang memiliki cita rasa manis. Sesuai namanya
Penulis: Fasko dehotman | Editor: Ichsan
Sangking lembutnya, kulit pada daging ubi mudah dilepas, dan mudah dipotong walau menggunakan tangan.
Eni menuturkan, untuk menghasilkan rasa manis yang sempurna dan lembut, ubi harus dioven selama kurang lebih 2 jam.
" Ubi yang sudah dioven lelehan getahnya menyerupai cairan gula yang lengket dan manis seperti madu. Itulah sebabnya ada yang menyebut sebagai ubi Madu Cilembu," ujar Eni kepada Tribun Jabar, ditemu di kios miliknya, Jalan Raya Cileunyi, Kabupatem Bandung, Sabtu (4/7/2020).
Eni menyarankan, bagi konsumen yang ingin membawa ubi Cilembu ke luar kota dalam waktu lebih dari tiga hari, sebaiknya memesan bahan ubi yang masih mentah.
• IKA FH Unpad Gelar Webinar Krisis Iklim di Tengah Pandemi, Emisi Gas Kaca Justru Menurun Tajam
"Ubi Cilembu mentah bisa disimpan selama satu bulan. Sementara bila sudah dimasak, sebaiknya dimakan sebelum tiga hari," jelas Eni.
Eni Menambahkan, meski banyak camilan lainnya ditawarkan di sepanjang Jalan Raya Cileunyi, Ubi Cilembu tetap menjadi oleh-oleh favorit yang banyak dipilih para pelancong yang lewat.
"Tak sedikit pelancong yang melintas wilayah Cileunyi menepi untuk membeli Ubi khas Cilembu di kios saya. Terlebih saat akhir pekan, ada yang membeli sebanyak 3 kg ubi," kata Eni.
Di kios miliknya, Eni berjualan mulai dari pukul 09.00 hingga 21.00.