Kamis, 9 April 2026

Ada Waktu 6 Bulan, Baznas Sumedang Optimis Bisa Mencapai Target Rp 10 Miliar dari Zakat Profesi ASN

Dengan diterapkannya AKB ini pihaknya sudah mulai bisa beraktifitas lagi, terutama dalam melalukan sosialisasi terhadap ASN.

Tribun Jabar/ Hilman Kamaludin
Baznas Sumedang saat menggelar kegiatan Jumat Berkah di Masjid Besar Tegalkalong, Jumat, (3/7/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumedang optimis bisa mencapai target Rp 10 miliar dari zakat profesi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemkab Sumedang.

Pasalnya, Baznas masih memiliki waktu selama 6 bulan untuk melakukan sosialisasi ke setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan hal yang paling mendukung untik mengejar target yakni diterapkannya adaptasi kebiasaan baru (AKB).

Ketua Baznas Kabupaten Sumedang, Ayi Subhan Hafas mengatakan, dengan diterapkannya AKB ini pihaknya sudah mulai bisa beraktifitas lagi, terutama dalam melalukan sosialisasi terhadap ASN.

Tragis, Ayahnya Tak Lunasi Utang Narkoba Rp 2,1 Juta, Siswi SMP Diperkosa dan Dibunuh di Kebun Karet

"Harus optimis (target terkejar) karena untuk tahun ini kita masih memiliki 6 bulan lagi sebelum membuat laporan," ujarnya disela kegiatan Jumat Berkah di Masjid Besar Tegalkalong, Jumat, (3/7/2020).

Ia mengatakan, selama 3 bulan terakhir upaya untuk mengejar target zakat profesi ASN itu memang terkendala akibat pandemi Covid-19, terutama saat diterapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Kemarin langkah-langkah kita terbatas, nah setelah AKB atau new normal kita sudah bisa lagi melakukan aktifitas seperti biasa, sosialisasi kepada para muzaki dan ASN," kata Ayi.

Disamping itu, pihaknya juga sudah bisa membuat laporan keuangan secara berkala terkait penerimaan zakat tersebut agar tugas Baznas di akhir tahun bisa benar-benar selesai.

Nasib Dua Eks Pegawai Starbucks yang Intip Dada Pengunjung Lewat CCTV, Satu Orang Jadi Tersangka

"Kita membuat laporan berkala setiap bulan, misalnya kita dapat uang darimana saja, seperti dinas, ASN maupun perorangan serta berapa jumlah zakat yang terhimpun, berapa yang didistribusikan dan untuk apa saja," ucapnya.

Di akhir tahun nanti, pihaknya akan menyampaikan semua laporan itu secara transparan. Hal ini, untuk mempertahankan prestasi Baznas Sumedang dalam hal pengelolaan keuangan terbaik di Indonesia.

"Dari segi tata kelola dan kelembagaan plus laporan keuangan kita terbaik. Artinya, kita lebih rapih, lebih tercatat (detail) dan transparan," ujar Ayi.

Gemar Berkendara Vespa? Kamu Bisa Gabung di Tiga Komunitas Vespa Asal Bandung Berikut ini

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved