Unik! Pohon Pisang Tumbuh di Batang Pohon Randu di Ketinggian 30 Meter, Lokasi Tak Jauh dari Makam

Warga sekitar Desa Sukaraja Kulon, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, dihebohkan dengan ditemukannya sebatang pohon pisang.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Giri
Tribun Cirebon/Eki Yulianto
Pohon dangdeur yang menjadi lokasi tumbuhnya pohon pisang 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Warga sekitar Desa Sukaraja Kulon, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, dihebohkan dengan ditemukannya sebatang pohon pisang. Ini bukan pohon pisang biasa karena tumbuh di batang pohon randu alas atau masyarakat di sana sering menyebut dangdeur.

Pohon pisang itu tumbuh di batang pohon dangdeur dengan ketinggian sekitar 30 meter.

Pohon dangdeur itu konon telah tumbuh sejak ratusan tahun lalu. Tumbuh di area makam yang berada di desa setempat.

Pohon pisang itu pertama kali ditemukan oleh warga beberapa hari lalu yang kemudian diunggah di media sosial.

Atas unggah itu juga, kini pohon yang biasanya tumbuh melalui tunas itu viral.

Juru kunci Makam Syech Maulana Abdurahman Akbar (Adipati Ewanggasona) atau lebih dikenal dengan sebutan Makam Depok, Suryana (74)
Juru kunci Makam Syech Maulana Abdurahman Akbar (Adipati Ewanggasona) atau lebih dikenal dengan sebutan Makam Depok, Suryana (74) (Tribun Cirebon/Eki Yulianto)

Juru kunci Makam Syech Maulana Abdurahman Akbar (Adipati Ewanggasona) atau lebih dikenal dengan sebutan makam Depok, Suryana (74), mengatakan ia mendapatkan kabar dari seorang warga bahwa ada sebatang pohon pisang yang tumbuh di atas pohon.

Atas dasar itu, ia pun berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat untuk mengabarkan informasi tersebut.

"Pohon pisang ini saya lihat awalnya kecil, atas informasi dari warga, namun tambah ke sini makin besar. Tapi daunnya kini menipis, kalau awalnya banyak dan menjulang," ujar Suryana saat ditemui di area makam, Selasa (30/6/2020).

Suryana menuturkan, pohon pisang yang tumbuh di batang pohon dangdeur juga tidak jauh dari makam Syech Maulana Abdurahman Akbar.

Atas temuan itu, banyak warga yang ingin melihat langsung fenomena langka tersebut.

"Alhamdulillah, tidak ada keanehan sebelum-sebelumnya yang terjadi, mungkin ini keajaiban Allah Swt," ucapnya.

Kepala Desa Sukaraja Kulon, Iding Jaenudin
Kepala Desa Sukaraja Kulon, Iding Jaenudin (Tribun Cirebon/Eki Yulianto)

Kepala Desa Sukaraja Kulon, Iding Jaenudin, mengatakan pihaknya mengetahui infomasi tersebut dari pengaduan warga dan seorang kuncen di lokasi makam sekaligus pohon tersebut.

Karena penasaran, ia pun bergegas melihat dan terkejut karena memang benar ada pohon pisang yang tumbuh di batang pohon di ketinggian 30 meter.

Wali Kota Bandung Apresiasi Kelurahan Citarum yang Dicanangkan sebagai Lembur Tohaga Lodaya

"Kok bisa sebatang pohon pisang tumbuh di batang pohon randu alas yang kayunya keras,” kata Iding.

Atas kejadian itu, untuk mengantisipasi membeludaknya masyarakat yang ingin melihat fenomena ganjil itu, pemerintah Desa Sukaraja Kulon berinisiatif untuk menjaganya.

Ayudia Bing Slamet Rajin Berkebun Saat Pandemi, Merasa Hidupnya Lebih Seimbang

Pihaknya juga mengimbau kepada para pengunjung supaya tidak merusak lingkungan di sekitar makam.

Selama AKB, Kendaraan yang Melintas di Kota Bandung Naik 80 Persen, Ini Penyebabnya

"Dikarenakan Makam Depok adalah makam yang sudah disahkan sebagai cagar budaya oleh Pemerintah Kabupaten Majalengka," jelas dia. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved