Dikunjungi 50 Ribu Per Hari, Diskominfo Jabar Perketat Keamanan Data Pikobar, Libatkan White Hacker

Pusat Informasi dan Komunikasi Covid-19 Jawa Barat (Pikobar) bekerja sama dengan komunitas White Hacker dari Bandung dan Yogyakarta.

Tangkapan layar
Data di pikobar.jabarprov.go.id, Selasa (30/6/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pusat Informasi dan Komunikasi Covid-19 Jawa Barat (Pikobar) bekerja sama dengan komunitas White Hacker dari Bandung dan Yogyakarta. Tujuannya untuk mengamankan data terkait penanggulangan Covid-19 di website dan aplikasi tersebut.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Provinsi Jawa Barat, Setiaji, mengatakan, pengamanan data dan tampilan Pikobar ini menjadi sangat penting di tengah upaya Pemprov Jabar menyajikan saluran komunikasi dan informasi mengenai Covid-19.

"Sangat penting menjaga keamanan data terkait updating ini. Kami bekerja sama dengan komunitas White Hacker di Bandung dan Yogyakarta, terkait isu kemanan data. Dengan kerja sama dengan mereka, keamanan lebih terjaga," kata Setiaji di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (30/6/2020).

Sebelum aplikasi dan website ini ditampilkan, katanya, pihaknya juga sudah melakukan pengujian untuk memeriksa keamanan data dan berbagai halnya. Kekurangan dan celah-celah keamanannya kemudian diperbaiki.

"Pada saat aplikasi tayang juga, terus dilakukan pengamatan terkait dengan apakah aplikasi tersebut diserang dan sebagainya. Selain itu kami juga punya tim, seperti tim gerak cepatnya lah kalau misalnya ada permasalahan berkaitan dengan serangan-serangan hacker," kata Setiaji.

Serangan hacker, katanya, bisa saja datang dari luar dan dalam negeri.

Biasanya yang disasar oleh para hacker ini adalah data dan tampilan aplikasi tersebut. Karenanya, pihaknya menyiapkan sistem deteksi cepat.

"Kalau kami diserang ribuan komputer yang mencoba mengakses, kami sudah antisipasi. Kami dibantu juga oleh BSSN (Badan Siber dan Sandi Negara) untuk pengamanannya. Jadi ada beberapa peralatan yang dimonitor oleh BSSN," tuturnya.

Unik! Pohon Pisang Tumbuh di Batang Pohon Randu di Ketinggian 30 Meter, Lokasi Tak Jauh dari Makam

Aplikasi Pikobar ini, katanya, telah diunduh oleh 750 ribu akun. Sedangkan pengunjung websitenya antara 40 ribu sampai 50 ribu per hari.

Selain itu juga menerima 120 ribu aduan hotline.

Wali Kota Bandung Apresiasi Kelurahan Citarum yang Dicanangkan sebagai Lembur Tohaga Lodaya

Kebanyakan penggunanya mengakses data update kasus Covid-19 di Jawa Barat dan nasional.

Pikobar pun, katanya, telah menerima sekitar 2.600 hoaks dan telah diklarifikasi bekerja sama dengan Jabar Saber Hoax.

Ayudia Bing Slamet Rajin Berkebun Saat Pandemi, Merasa Hidupnya Lebih Seimbang

Sebagian besar, ujarnya, hoaks tentang penyebaran Covid-19, seperti tentang kabar yang menyatakan Covid-19 menular lewat tatapan mata, adanya angin dari Australia yang membawa virus corona, sampai pesawat dari Singapura yang akan menaburkan desinfektan. (*)

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Sugiri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved