Breaking News:

14 Tahun Jadi Pengrajin Miniatur Kapal Pinisi, Karya Arifin Sampai ke Cina, Kini Terdampak Corona

Sudah 14 tahun lamanya Arifin (47) warga Desa Jatimekar, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta

tribunjabar/nandri prilatama
Arifin tengah membuat miniatur kapal pinisi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Sudah 14 tahun lamanya Arifin (47) warga Desa Jatimekar, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, menekuni kerajinan pembuatan miniatur kapal pinisi berbagai ukuran mulai ukuran 18 sentimeter, 27 sentimeter, hingga 1,3 meter.

Dalam membuat miniatur kapal pinisi ini, Arifin biasa memakai bahan kayu dari jenis Jati. Untuk menjadi miniatur kapal pinisi yang sudah siap dipasarkan, Arifin, menyebut memerlukan waktu selama dua minggu untuk ukuran yang 1 meter 30 sentimeter.

Sedangkan untuk ukuran yang kecil atau 18 sentimeter, Arifin bisa dalam seminggu memproduksi sebanyak lima unit.

"Untuk sekarang saya fokus buat yang ukuran besar (1 meter 30 sentimeter dengan lebar 25 sentimeter). Kalau ukuran yang kecil sudah sedikit peminatnya. Dan adanya corona ini pemesanan menjadi berkurang bahkan tak ada," katanya saat ditemui di kediamannya, Selasa (23/6/2020).

Kebun Binatang Bandung dan Kolam Renang Karangsetra, Kalau Mau Buka Harus Penuhi Syarat Ini

Hasil karya kerajinannya ini, Arifin sering mengirim ke sejumlah daerah di Indonesia, seperti Kalimantan, Sulawesi, hingga bahkan ke mancanegara, di antaranya Malaysia, Cina, dan Jerman.

"Yang ukuran besar atau 1 meter 30 sentimeter ini harganya Rp 5 juta. Kalau yang ukuran 27 sentimeter itu Rp 350 ribu dan 18 sentimeter Rp 250 ribu. Sebenarnya harga miniatur kapal pinisi tergantung pada kedetilan, jenis, dan ukuran," katanya.

Ketika disinggung terkait kendala yang sering kali dihadapi saat membuat miniatur kapal pinisi, Arifin menyebut terletak pada pembuatan pola dan membentuknya.

Miniatur kapal pinisi hasil karya Arifin di Purwakarta
Miniatur kapal pinisi hasil karya Arifin di Purwakarta (tribunjabar/nandri prilatama)

"Yang mudah itu ketika pola sudah ketemu dan ukuran ketemu. Dan lagi paling enak jika pemesan memberikan gambar keinginannya," ujar bapak dari tiga anak ini.

Tak hanya membuat miniatur kapal pinisi, Arifin juga mengaku membuat kerajinan kayu lainnya, seperti lampion, pigura, hingga rak meja. Semuanya itu dia menyebut terbuat dari bahan kayu jati.

Halaman
12
Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Ichsan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved