Sabtu, 18 April 2026

Nasib Dua PNS yang Selingkuh dan Pingsan di Dalam Mobil, Mereka Terancam Dicopot dari Jabatannya

Jabatan dua PNS yang selingkuh dan ditemukan pingsan di dalam mobil dalam kondisi tanpa celana, terancam dicopot.

Editor: Yongky Yulius
Istimewa
Ilustrasi pria mesum di dalam mobil. 

TRIBUNJABAR.ID - Jabatan dua PNS yang selingkuh dan ditemukan pingsan di dalam mobil dalam kondisi tanpa celana, terancam dicopot.

Hal ini sesuai dengan instruksi Bupati Asahan, Surya yang meminta dinas terkait agar mencopot jabatan dua PNS itu.

Menurut Surya, perbuatan dua PNS tersebut sangat mencoreng nama baik Pemkab Asahan, terutama Dinas Pendidikan Asahan.

"Padahal sebagai ASN, apalagi di Dinas Pendidikan seyogianya dapat menjadi suriteladan bagi masyarakat, bukannya berbuat hal seperti itu," kata Surya, Selasa (9/6/2020) kemarin.

Bupati Asahan H Surya
Bupati Asahan H Surya (Tribun Medan/M Andimaz Kahfi)

Surya menambahkan, peristiwa itu diharapkan menjadi pelajaran sekaligus peringatan bagi pemangku jabatan di lingkungan Pemkab Asahan.

"Saya sudah instruksikan kepada Kepala Dinas Pendidikan untuk mencopot kedua ASN tersebut dari jabatannya."

"Ini menjadi peringatan untuk pemangku jabatan di dinas pendidikan dan seluruh pejabat di Pemerintah Kabupaten Asahan agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, dua PNS di Asahan pingsan dalam mobil dengan mulut mengeluarkan buih.

Dua PNS Pemkab Asahan yang berinisial H (39) dan Zul (37) itu ditemukan dalam mobil pada pada Kamis (4/6/2020) sekira pukul 23.00 WIB.

Pasangan PNS bukan suami istri itu ditemukan aparat tanpa celana di barisan kedua jok mobil.

Sang pria berada di bagian kiri dan di sebelahnya terdapat wanita dengan kondisi mulut mengeluarkan cairan.

Setelah ditelusuri keduanya tercatat sebagai PNS yang bertugas di Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan.

Diketahui, Zul ternyata pejabat di Dinas Pendidikan Asahan di Kecamatan Panca Rawang Arga.

Sementara H menjabat sebagai bendahara di Dinas Pendidikan Asahan di Kecamatan Meranti.

 

Beberapa saat setelah ditemukan pingsan, keduanya dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan medis.

Dua PNS itu menjalani perawatan di RSUD H Abdul Manan Simatupang, Kisaran sejak sepekan silam.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved