Tak Cuma Warga, DBD Kabarnya Juga Serang Bupati Garut, Sakit Panas Sejak Sabtu Lalu
Dalam pesan itu, Rudy dikabarkan sakit sejak Sabtu (30/5/2020) dan menderita panas karena gejala DBD.
Penulis: Firman Wijaksana | Editor: Ravianto
TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Tak hanya warga Kabupaten Garut yang terserang penyakit demam berdarah dengue (DBD).
Bupati Garut, Rudy Gunawan dikabarkan juga tengah sakit karena menderita DBD.
Informasi soal Rudy yang tengah sakit beredar melalui pesan Whatsapp.
Dalam pesan itu, Rudy dikabarkan sakit sejak Sabtu (30/5/2020) dan menderita panas karena gejala DBD.
"Ijin pelantikan teu janten kumargi pak bupati ti dinten sabtu panas gejala DBD, Saur ajudan nyungkeun doa kanggo pak Bupati Rudy Gunawan, Ti dinten Sabtu keneh tos karaos panas katinggalna beliau DBD," tulis isi pesan tersebut.
"(ijin pelantikan tidak jadi karena pak bupati dari hari Sabtu panas gejala DBD, kata ajudan minta doa untuk pak Bupati Rudy Gunawan, dari hari Sabtu sudah terasa panas, sepertinya beliau DBD)."
Pada Selasa (2/5/2020), kawasan Pendopo Garut juga dilakukan fogging atau pengasapan.
Rudy pun dikabarkan menjalani perawatan di rumah dinas Pamengkang Garut.
Dalam foto yang beredar, Rudy tengah duduk di kursi dan infus di tangannya.
Saat dikonfirmasi ke Diskominfo Garut, membenarkan jika Rudy tengah sakit. Namun tak diketahui, penyakit yang diderita Rudy.
"Bapak masih istirahat kurang sehat. Kurang tahu soal penyakitnya," kata Kabid Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Kabupaten Garut, Yeni Yunita.
Kasus DBD dan cikungunya tengah menyerang warga di Kabupaten Garut.
Salah satunya terjadi di Kampung Astanagirang, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Tarogong Kidul.
Sebanyak 23 orang terserang penyakit dengan gejala cikungunya dan DBD.
Dinas Kesehatan Garut saat dikonfirmasi belum memberikan penjelasan terkait penyakit DBD dan cikungunya di Garut.
Kabid Pencegahan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Garut, Asep Sani saat dihubungi menyebut sedang melakukan fogging.
"Saya lagi fogging," katanya.(*)