Breaking News:

Lockdown di Arab Saudi Akan Dilonggarkan, Bisakah Orang Indonesia Umrah Lagi?

Mulai Kamis (28/5/2020), pemerintah Kerajaan Arab Saudi memang mulai memberikan kelonggaran kebijakan lockdown.

EPA/MOHAMED MESSARA
ILUSTRASI 

TRIBUNJABAR.ID - Mulai Kamis (28/5/2020), pemerintah Kerajaan Arab Saudi memang mulai memberikan kelonggaran kebijakan lockdown. Kelonggaran itu menyasar semua wilayah.

Namun Arab Saudi tetap memberlakukan pembatasan aktivitas warga dalam rangka mengendalikan penyebaran virus corona.

Misalnya, Arab Saudi masih melarang warga untuk melakukan ibadah umrah maupun berziarah, karena negeri ini belum 100 persen aman dari wabah penyakit covid-19. 

Pemerintah Arab Saudi telah mengeluarkan tahapan-tahapan negeri ini menuju situasi new normal.

Beredar Foto Praja IPDN Jatinangor Berjoget dengan Biduan, Ini Kata Pihak Kampus

Ada beberapa tahapan kebijakan pelonggaran aktivitas warga oleh pemerintah Arab Saudi.

Informasi ini di sampaikan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Kerajaan Arab Saudi di Riyadh melalui akun Instagram resminya, Rabu (27/5) dini hari WIB.

 Pertama berlaku mulai 28-30 Mei, pemerintah Kerajaan Arab Saudi akan: 

  • a. Mengizinkan kegiatan di luar rumah, berpergian antarkota dan antarprovinsi serta kegiatan perdagangan seperti pertokoan pusat perbelanjaan mal dengan batasan waktu antara jam 06.00-15.00. Aturan ini dikecualikan untuk di Kota Makkah
  • b. Salon kecantikan tempat cukur, klub olahraga, pusat hiburan, dan bioskop tetap ditutup dengan alasan untuk menjaga jarak atau physical distancing.

Bayern Muenchen Kian Kokoh di Puncak Klasemen Berkat Kemenangan di Kandang Dortmund

Kedua mulai 31 Mei-20 Juni berlaku pertaturan sebagai berikut:

  • a. Mengizinkan kegiatan di luar rumah, berpergian antarkota dan antarprovinsi serta kegiatan perdagangan seperti pertokoan pusat perbelanjaan mal dengan batasan waktu antara jam 06.00-20.00, kecuali di Kota Makkah.
  • b. Mengizinkan pelaksanaan salat Jumat dan salat wajib lima waktu di seluruh masjid di Arab Saudi, kecuali masjid di Kota Makkah. Khusus kota Makkah, salat Jumat dan salat wajib 5 waktu hanya diizinkan di Masjidil Haram.
  • c. Mengizinkan aktivitas perkantoran pemerintah dan swasta dengan melaksankan protokol kesehatan.
  • d. Mengizinkan penerbangan dalam negeri dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan yang ditetapkan oleh otoritas penerbangan sipil Arab Saudi (General Authority of Civil Aviation)
  • e. Mengizinkan perjalanan ke seluruh wilayah Arab Saudi dengan transportasi umum dan kendaraan pribadi.
  • f. Restoran kafe diizinkan menerima konsumen makan di tempat atau dine in dengan tetap memenuhi protokol kesehatan.
  • g. Salon kecantikan tempat cukur, klub olah raga pusat hiburan dan bioskop tetap ditutup dengan alasan untuk menjaga jarak physical distancing.
  • h. Larangan masih berlaku untuk perkupulan massa lebih dari 50 orang seperti pernikahaan takziah dan kegiatan serupa lainnya.

Penjelasan Deddy Corbuzier Mengenai Wawancara dengan Mantan Menkes yang Dipersoalkan

Ketiga, mulai 21 Juni dan seterusnya berlaku peraturan sebagai berikut:

Siuasi new normal di Seluruh Arab Saudi dikembalikan sepenuhnya kecuali di Kota Makkah. Warga tetap diminta untuk mematuhi protokol kesehatan serta melindungi kelompok yang rentan tertular virus covid-19 seperti kelompok manula dan mereka yang mempynau penyakit pernafasan kronis.

Halaman
12
Editor: Giri
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved