Kamis, 7 Mei 2026

Pertama Kali Dalam Sejarah, Pantai Pangandaran Sepi Saat Libur Idulfitri, Ini Fotonya

Pertama kali dalam sejarah Pantai Pangandaran sepi saat libur lebaran. Ini fotonya.

Tayang:
Penulis: Andri M Dani | Editor: taufik ismail
Istimewa/Balawista Pangandaran Herry Chaerudin
Sepinya Pantai Pangandaean di hari Idulfitri 2020. 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID,CIAMIS – Guncangan gempa 5,1 Mag yang menggetarkan Pangandaran terjadi pada hari H Idul Fitri, Minggu (24/5/2020) pukul 14.11, tidak sampai membuat wisatawan panik berlarian menyelamatkan diri.

Karena memang, Minggu siang tersebut tak ada seorang pun wisatawan yang berkunjung ke Pantai Pangandaran.

Tak ada wisatawan yang bermain-main atau berenang di pantai unggulan pariwisata Jawa Barat tersebut.

Pantai Pangandaran, kosong melompong, sepi tak ada wisatawan yang lalu lalang.

“Hari ini Pantai Pangandaran benar-benar sepi. Padahal hari ini hari Lebaran. Tak seorang pun warga lokal Pangandaran yang berekreasi di sisi pantai. Pertama kali dalam sejarah, Pantai Pangandaran sepi di hari lebaran,” ujar Nana Nay Suryana, warga Desa Babakan Pangandaran kepada Tribun.

Padahal dalam kondisi normal, pada hari H lebaran, Pantai Pangandaran selalu ramai dikunjungi wisatawan, terutama warga lokal Pangandaran.

Tapi kini karena pandemi Covid-19, semuanya jadi berubah.

Pantai Pangandaran jadi sepi, jalan-jalan di sekitar pantai juga sepi.

Tak ada mobil yang lalu lalang.

Pertama kali dalam sejarah Pantai Pangandaran sepi saat Idulfitri.
Pertama kali dalam sejarah Pantai Pangandaran sepi saat Idulfitri. (Istimewa/Balawista Pangandaran Herry Chaerudin)

Sepinya Pantai Pangandaran di hari lebaran tersebut juga diungkapkan oleh Ketua Balawista Pangandaran, Herry Chaerudin.

Sejak maraknya wabah Covid-19, Pemkab Pangandaran menutup semua objek wisata yang ada di daerah otonomi baru (DOB) pemekaran Kabupaten Ciamis tersebut. Termasuk pantai Pangandaran.

Sejak Pantai Pangandaran di-lockdown, menurut Herry, sudah tidak ada wisatawan yang berkunjung ke Pantai Pangandaran. Termasuk pada hari H lebaran, Minggu ini.

Dari pagi sampai sore Pantai Pangandaran sepi.

Hanya ada segelintir nelayan yang lalu lalang.

Meski sepi pengunjung, 40 penjaga pantai (lifeguard) yang bergabung dalam Balawista Pangandaran, tetap siaga.

“Tetap stand by, jaga pantai. Menjaga pantai agar tidak ada pengunjung yang nekat masuk,” ujar Herry.

Lifegurad tetap lakukan patroli pantai. Mereka ikut berjaga membantu piket di loket pintu masuk.

Ini guna mengantisipasi kemungkinan adanya wisatawan nekat masuk ke Pantai Pangandaran.

“Kadang kami juga ikut sosialisasi penggunaan masker kepada masyarakat,” katanya.

Tak hanya Pantai Pangandaran yang sepi di hari lebaran. Pantai Batu Karaas Cijulang juga sepi.

“Sepi benar-benar sepi. Nyaris tidak ada pengunjung. Padahal biasanya setiap lebaran, selalu ramai pengunjung. Tapi lebaran kali ini benar-benar sepi,” ujar H Opang, tokoh masyarakat Cijulang Pangandaran.

Namun menurut H Opang, gempa 5,1 mag di siang hari lebaran, Minggu jam 14.11 sempat membuat kaget warga.

Warga Cijulang dalam suasana lebaran ramai-ramai keluar rumah karena gempa.

“Warga berlarian ke luar rumah. Gempa tadi pusat getaranya tidak jauh dari lokasi episentrum gempa beberapa hari lalu. Getarannya juga cukup kuat,” katanya.

Pangandaran Diguncang Gempa, Warga Sudah Ada yang Bersiap Mengungsi, Rasakan 2 Kali Getaran Kuat

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved