Gempa Guncang Pangandaran
Pangandaran Diguncang Gempa, Warga Sudah Ada yang Bersiap Mengungsi, Rasakan 2 Kali Getaran Kuat
Pangandaran diguncang gempa. Warga sudah ada yang bersiap untuk mengungsi.
Penulis: Andri M Dani | Editor: taufik ismail
Laporan wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani
TRIBUNJABAR.ID,CIAMIS – Gempa kembali menguncang Pangandaran.
Kali ini gempa berkekuatan 5,1 terjadi pukul 14.11 Minggu (24/5/2020) siang.
Guncangan gempa yang terjadi saat suasana lebaran tersebut sempat membuat kaget warga.
“Getaran gempa tadi cukup kuat. Kebetulan di rumah lagi banyak orang, namanya juga lebaran. Pada kaget begitu ada gempa, semuanya keluar rumah,” ujar Karsim, warga Jalan Kidang Pananjung, Pangandaran kepada Tribun.
Hal serupa juga dikatakan Nana Nay Suryana, warga Desa Babakan, Pangandaran yang Minggu siang sedang berkunjung silaturahmi lebaran ke rumah orangtuanya di Lingkungan Parapat, Desa/Kecamatan Pangandaran.
“Waktu gempa tadi lagi silaturahmi lebaran ke rumah orang tua di Parapat,” ujar Nana Nay Suryana yang juga Koordinator Forum Tagana Pangandaran tersebut kepada Tribun.
Bagi warga Pangandaran yang tinggal di sisi pantai dan pernah dilanda tsunami menurut Nay, sudah reflek berlari keluar rumah setiap ada gempa.
“Tinggal di sisi pantai, sudah reflek bagi warga Pangandaran untuk lari ke luar rumah. Tapi tidak sampai membuat panik. Saya tadi juga sempat cepat-cepat keluar rumah,” katanya.
Tapi menurut Nay, ia sempat menerima telepon dari seorang warga Putrapinggan yang siap-siap untuk mengungsi menyusul gempa tadi siang.
Warga tersebut sudah mempersiapkan sepeda motornya untuk mengungsi.
“Tapi setelah saya share-kan informasi dari BMKG, gempanya tidak berpotensi tsunami. Yang bersangkut kembali tenang. Enggak jadi mengungsi. Untung informasi dari BMKG sekarang lebih cepat,” ujar Nay.
Meski kekuatan getaran gempanya lebih rendah dibanding gempa Selasa (19/5/2020) sore lalu, gempa yang terjadi Minggu (24/5) siang lebih lama.
“Durasinya lebih lama. Awalnya getarannya kecil berangsur besar kemudian kecil lagi setelah itu besar lagi. Seperti ada dua kali gempa tadi, padahal satu rangkaian. Durasinya sekitar 20 detik,” jelasnya.
Menyusul gempa 5,1 mag Minggu (24/5) pukul 14.11 tersebut, sejumlah relawan Tagana menurut Nay sudah memantau kondisi pantai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/gempa-pangandaran-idul-fitri.jpg)