Sabtu, 2 Mei 2026

Masih PSBB, Pedagang dan PKL di Pasar Baru Bandung Buka Lagi, Satpol PP Tak Bisa Berbuat Banyak

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung tidak dapat berbuat banyak, melihat banyak toko pakaian

Tayang:
Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Ichsan
TRIBUN JABAR/DENI DENASWARA
JAJAKAN DAGANGAN - Sejumlah warga dan pedagang kaki lima memadati kawasan Pasar Baru di Jalan Otto Iskandadinata, Kota Bandung, Rabu (20/5/2020). Sebagian pedagang menjajakan barang dagangannya meski masih di tengah masa pademi virus corona dan pembatasan sosial berskala besar. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung tidak dapat berbuat banyak, melihat banyak toko pakaian dan pedagang kaki lima kembali beroperasi, di hari pertama penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap ke tiga.

Kasatpol PP Kota Bandung, Rasdian Setiadi mengaku pihaknya sudah berupaya mengimbau kepada para pedagang, terutama pedagang di Pasar Baru yang nekat berjualan di bahu Jalan Otista.

"Menjelang lebaran ini, memang kondisinya sekarang bertolak belakang antara ekonomi dengan kesehatan. Kita hanya bisa mengimbau saja, supaya memperhatikan protokol kesehatan, kalau sampai membludak kita juga harus koordinasi dengan yang lain, tidak bisa hanya Satpol sendirian," ujar Rasdian, saat dihubungi, Rabu (20/5/2020).

Hari Ini Kasus Positif Covid-19 di Jabar Melonjak Tinggi, Kalahkan DKI Jakarta dan Jatim

Para pedagang yang berjualan di bahu jalan depan Mall Pasar Baru pun, kata dia, sudah diimbau agar tidak berjualan. Namun, karena terlanjur sudah banyak yang berjualan dan warga yang datang akhirnya sulit dikendalikan.

"Kalau sudah buka kan, banyak PKL dan orang ratusan kita juga sulit mengendalikannya, pasti bentrok. Seperti Pasar Baru, sudah kita sampaikan sama Dirut PD pasarnya supaya protokol kesehatan diperhatikan, satu sisi mungkin dari segi yang lainnya dari sisi perekonomian juga harus diperhatikan," katanya.

Marga Latuconsina Makin Ramai Dibicarakan bahkan Memanas, Budayawan Maluku: Itu Keturunan Raja

Saat ini, kata dia, petugas Satpol PP tetap melakukan partoli dan mengimbau kepada masyarakat agar tetap menaati semua anjuran dari pemerintah, tidak ke luar rumah, tidak mudik, tidak membuka usahanya, selain kebutuhan pokok hingga PSBB benar-benar dihentikan.

"Jangan kita yang dibentur-benturkan, masyarakat mungkin berpikiran bahwa kemarin itu PSBB Provinsi berakhir, padahal kita masih masuk zona kuning, kalau kita perhatikan masih ada daerah yang kiritis, sudah hitam istilahnya. Mudah-mudahan masyarakat mengerti," ucapnya

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved