Breaking News:

Tutup Bagian Depan Toko untuk Kelabui Petugas saat PSBB, Ini Modus Toko Baju di Indramayu

modus dari toko tersebut untuk mengelabui petugas yaitu dengan menutup bagian depan toko tapi tetap lakukan aktivitas jual beli.

Tribun Cirebon/ Handhika Rahman
Petugas gabungan saat melakukan penggerebekan di Toserba Yogya Indramayu dan Ria Busana Indramayu, Minggu (17/5/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Indramayu sudah memasuki hari ke-dua belas, Minggu (17/5/2020).

Kendati demikian masih banyak yang mengabaikan peraturan yang sudah dibuat pemerintah melalui Peraturan Bupati Indramayu Nomor 29 Tahun 2020 tentang pedoman pelaksanaan PSBB.

Hal tersebut terlihat dengan masih bukanya dua toko besar sekaligus pusat perbelanjaan pakaian di Kabupaten Indramayu, yakni Toserba Yogya Indramayu dan Ria Busana Indramayu di Jalan Jenderal Sudirman.

Kepala Bidang Penegakkan Perda Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebaran Kabupaten Indramayu, Kamsari Sabarudin mengatakan, modus dari toko tersebut untuk mengelabui petugas yaitu dengan menutup bagian depan toko tapi tetap lakukan aktivitas jual beli.

"Berdasarkan temuan tadi di lapangan, ada pengaduan bahwa disinyalir toko ini tutup tapi masih menerima transaksi artinya masih membuka usaha," ujar dia kepada Tribuncirebon.com di Ria Busana Indramayu, Minggu (17/5/2020).

Kamsari Sabarudin menjelaskan, para pembeli diarahkan masuk toko melalui pintu samping yang dijaga security.

Doa Niat Membayar Zakat Fitrah untuk Sendiri dan Seluruh Keluarga, serta Orang yang Diwakilkan

Pintu itu selalu ditutup dan hanya dibuka jika ada pembeli yang datang, kendaraan pembeli pun dimasukan melalui pintu samping agar tak terlihat petugas.

Kendati demikian, pada hari ini aktivitas jual beli di kedua pusat perbelanjaan pakaian itu didapati ribuan pengunjung.

Kendaraan parkir pun meluber hingga bahu jalan raya dan mengakibatkan kemacetan.

Hari Ini Pemkot Tasikmalaya Rapat untuk Memutuskan Lanjut Tidaknya PSBB

Dalam hal ini petugas gabungan yang terdiri dari Satpol PP Kabupaten Indramayu, Polres Indramayu, dan Kodim 0616/Indramayu langsung melakukan pengecekan.

Terbukti di kedua pusat perbelanjaan itu ditemui ribuan pengunjung yang tengah berdesak-desakan dan mengabaikan sosial dan physical distancing hanya untuk berburu baju lebaran.

Kamsari Sabarudin menyampaikan, peringatan tegas langsung dilayangkan kepada pemilik usaha melalui surat peringatan pertama.

Doa Niat Membayar Zakat Fitrah untuk Sendiri dan Seluruh Keluarga, serta Orang yang Diwakilkan

Kedua perusahaan besar itu diminta segera menutup sendiri usahanya secara sukarela.

Jika tetap mengabaikan imbauan tersebut, pihaknya tidak akan segan untuk melakukan tindakan tegas.

"Ini selanjutnya akan kita laporkan ke Pak Plt Bupati selaku ketua gugus tugas tingkat Kabupaten," ujarnya.

Doa Niat Membayar Zakat Fitrah untuk Sendiri dan Seluruh Keluarga, serta Orang yang Diwakilkan

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved