Hari Ini Pemkot Tasikmalaya Rapat untuk Memutuskan Lanjut Tidaknya PSBB

Menurut Ivan, tim Gugus Tugas sudah menginventarisasi sejumlah indikator yang muncul dari perkembangan penerapan PSBB.

Tribun Jabar/Firman Suryaman
Petugas yang dilengkapi APD menjemput warga terkonfirmasi positif Covid-19 di gang di Jalan Rumah Sakit, Kota Tasikmalaya, Jumat (15/5). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR. ID, TASIKMALAYA - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tasikmalaya, Senin (18/5) ini, rencananya membahas dilanjutkan tidaknya penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

"Kami belum mengambil sikap terkait kelangsungan PSBB. Hari ini akan dirapatkan di Gugus Tugas," kata Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tasikmalaya, Ivan Dicksan, di Bale Kota, Senin (18/5/2020).

Menurut Ivan, tim Gugus Tugas sudah menginventarisasi sejumlah indikator yang muncul dari perkembangan penerapan PSBB. Dalam rapat akan dibahas apakah PSBB dilanjut atau tidak, setelah menganalisa indikator-indikator tersebut.

"Perlu diketahui, hasil evaluasi penerapan PSBB di Jawa Barat, Kota Tasikmalaya masuk dalam level 4 (berat) atau zona merah. Pasalnya, sejak berlaku PSBB pada 6 Mei, tetap ditemukan kasus positif Covid-19," ujar Ivan.

Selama pelaksanaan PSBB di Kota Tasikmalaya, kemunculan kasus baru positif Covid-19 malah tergolong banyak mencapai enam kasus. Mereka terdeteksi dari rapid test maupun swab test.

Sok Jagoan, Pria di ATM Dorong Satpam karena Tak Terima Diminta Pakai Masker, Ujungnya Minta Maaf

"Masuknya Kota Tasikmalaya ada level 4, juga akan masuk pembahasan untuk menentukan diteruskan tidaknya PSBB," kata Ivan.

Mudah-mudahan, tambah Ivan, Senin ini juga sudah ada keputusan dilanjut atau tidak. Sehingga ada kepastian bagi warga kota untuk menghadapi kedua kemungkinan itu.

Penulis: Firman Suryaman
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved