Harga Ayam Broiler di Tingkat Peternak Kian Melejit Sudah Tembus Rp 21 Ribu, Ini Penyebabnya
Harga ayam pedaging jenis broiler (br) di Ciamis menghadirkan senyum pada seminggu penerapan PSBB.
Penulis: Andri M Dani | Editor: Giri
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani
TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS - Harga ayam pedaging jenis broiler (br) di Ciamis menghadirkan senyum pada seminggu penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Di tingkat peternak di Sentra Perunggasan Rakyat Jabar, harganya menembus Rp 20 ribu sampai Rp 21 ribu per kilogram.
Harga tersebut sudah berada di atas biaya pokok produksi (BPP) yakni di kisaran Rp 18.500 sampai Rp 19 ribu per kilogram.
Padahal saat hari penerapan PSBB, Rabu (6/5/2020) harga ayam br di tingkat peternak di Ciamis masih di kisaran Rp 16 ribu per kilogram.
Bahkan seminggu sebelum puasa harga ayam br masih tersungkur di angka Rp 8.000 sampai Rp 10 ribu per kilogram.
Jutaan ekor ayam tertahan di kandang. Tak sedikit peternak jual obral ayamnya bahkan ada yang membagi-bagikan secara gratis kepada warga atau melepasnya dari kandang agar ayam cari makan sendiri.
“Sudah tiga hari ini harga br di kandang di kisaran Rp 20 ribu sampai Rp 21 ribu per kilogram,” ujar Sekretaris Perkumpulan Peternak Ayam Priangan (P2AP), Kuswara Suwarman, kepada Tribun, Kamis (14/5/2020).
Kenaikan harga br yang cukup tinggi tersebut tidak hanya dinikmati oleh peternak ayam di Ciamis dan Tasikmalaya, tetapi merata di Jabar bahkan nasional.
• Malam Ini Persib Bandung Seharusnya Menjamu Persiraja Banda Aceh, tapi Virus Corona Membatalkannya
Menurut Kuswara, informasi dari Pinsar, harga ayam br di kandang peternak di Bogor dan Depok per Rabu (13/5/2020) di kisaran Rp 21 ribu sampai Rp 21.500/kg, Sukabumi Rp 20.500 hingga Rp 21.500/kg, Cianjur Rp 21 ribu hingga Rp 21.500/kg, Karawang, Bekasi, Subang, dan Purwakarta Rp 21ribu hingga Rp 21.500/kg.
Kemudian di Bandung, Sumedang, dan Garut berada di kisaran Rp 21.500 hingga Rp 22 ribu per kilogram.
• Daftar 10 Pemain Persib dengan Penampilan Terbanyak, Hariono di Posisi Pertama!
Naiknya harga ayam br di tingkat peternak ini dipicu keterbatasan pasokan.
Stok ayam anjlok drastis setelah ada penyerapan ayam untuk bantuan sosial dan lainnya berikut pembelian ayam secara besar-besaran oleh sejumlah pabrik. Sementara kandang sempat kosong, terputus beberapa siklus.
Bukan tak mungkin harga ayam terus melambung sampai Lebaran karena terjadi kelangkaan stok ayam seperti yang diperkirakan semula.
• Kapolres Cimahi Pastikan Tidak Ada Penjualan Daging Babi Menyerupai Daging Sapi di Cimahi
Dengan naiknya harga ayam br di tingkat peternak, harga daging ayam potong pun bergerak tajam. Memasuki hari ke-19 Ramadan ini harga daging ayam potong br di Ciamis sudah di kisaran Rp 38 ribu sampai Rp 40 ribu per kilogram.
Pernah Mau Demo ke Gedung Sate
Sejumlah peternak ayam pedaging layer jantan (pejantan) di Ciamis akan mendatangi Gedung Sate. Mereka bakal membawa 10 truk berisi ribuan ekor ayam di kantor Gubernur Jawa Barat itu.
“Rencananya pekan depan kami akan datang ke Gedung Sate untuk mempertanyakan keseriusan Pemprov Jabar untuk menampung ayam peternak, terutama ayam ras pedaging layer jantan yang kini jutaan ekor tertahan di kandang. Tidak terserap pasar,” ujar koordinator peternak ayam ras pedaging layer jantan Kerukunan Perunggasan Priangan Timur, Komar Hermawan, kepada Tribun, Kamis (30/4/2020).
Imbas dari pandemi Covid-19, kata Komar, sangat menyengat usaha peternakan ayam ras pedaging di Sentra Perunggasan Rakyat Jabar di Ciamis.
Jutaan ekor ayam ras pedaging baik itu broiler (br) maupun layer jantan tertahan di kandang meski umurnya sudah lewat masa panen karena tidak terserap pasar. Harga ayam di tingkat peternak pun jatuh tersungkur.
• Vivo Kuasai Market Share Penjualan Smartphone di Indonesia pada Kuartal Pertama 2020
Tak sedikit peternak yang terpaksa jual obral ayamnya. Banyak pula yang membagikannya secara gratis kepada warga sekitar.
Ada juga yang terpaksa melepasliarkan ayamnya untuk cari makan sendiri. “Semuanya itu terjadi karena tak kuat memberi pakan kalau dibiarkan lebih lama di kandang,” katanya.
Di tengah ancaman kerugian yang mendera peternak, ada sedikit solusi dari pemerintah yang melibatkan swasta untuk menampung ayam peternak. Tapi itu baru untuk ayam br, meskipun masih minum.
• Jika Liga 1 2020 Akhirnya Benar-benar Dihentikan, Ini Saran yang Diberikan Pelatih Persija
“Sementara untuk ayam pedaging layer jantan masih suram. Belum ada kepastian solusi dari pemerintah,” ujar Komar yang juga pemilik Kawali Poultry Shop tersebut. (*)