UPDATE Covid-19, Sudah 16 Orang Meninggal, PDP dan ODP Terus Bertambah di Cianjur
Dua orang pasien dengan pemantauan meninggal dunia. Hal tersebut menambah jumlah pasien PDP dan ODP
Penulis: Ferri Amiril Mukminin | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin
TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Dua orang pasien dengan pemantauan meninggal dunia. Hal tersebut menambah jumlah pasien PDP dan ODP total di Cianjur yang meninggal menjadi 16 orang. Terdiri dari 12 pasien PDP dan 4 orang pasien ODP.
Juru bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal, mengatakan seiring dengan adanya dua pasien ODP yang meninggal, pasien PDP dan ODP juga bertambah.
Yusman mengatakan, kasus positif covid-19 di Kabupaten Cianjur tidak ada penambahan yakni tetap 4 orang.
• Kejaksaan Agung Mediasi Pemkot Bandung dan PT Adhi Karya, Serah Terima Proyek Stadion GBLA
"Hingga saat ini kasus positif covid-19 masih bertahan, satu orang meninggal dunia, tiga orang masih dalam penanganan," kata Yusman melalui sambungan telepon, Senin (11/5/2020)
Yusman mengatakan untuk kasus Pasien Palam Pengawasan (PDP) covid-19 bertambah tiga orang, semula jumlahnya 51 orang menjadi 54 orang, dari jumlah tersebut, enam orang sembuh, 12 orang meninggal dunia dan 36 masih dalam pengawasan
"Total laki-laki 21 orang dan perempuan 15 orang," kata Yusman.
• Pemprov Jabar Bantah 4 Ton Telur Busuk di Gudang di Garut, Besok Mau Dibagikan di Tasikmalaya
Lanjut Yusman untuk kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) covid-19 bertambah sembilan orang, semula jumlahnya 765 orang, saat ini menjadi 774, dari jumlah tersebut empat orang meninggal dunia, 586 orang selesai, dan 184 masih dalam pemantauan.
"Tolal laki-laki 121 orang dan perempuan 63 orang," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/polisi-kenakan-apd-jemput-preman-dan-pak-ogah.jpg)