Jumat, 15 Mei 2026

VIDEO Petani di Indramayu Curhat Sulitnya Jual Gabah Hasil Panen di Masa Pandemi Corona

Petani di Kabupaten Indramayu berharap pemerintah melalui badan usaha ketahanan pangan segera menyerap gabah hasil panen para petani.

Tayang:
Penulis: Handhika Rahman | Editor: yudix

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahmana

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Petani di Kabupaten Indramayu berharap pemerintah melalui badan usaha ketahanan pangan segera menyerap gabah hasil panen para petani.

Hal tersebut disampaikan seorang petani asal Desa Mundak Jaya, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu, Opih Riharjo (28), kepada Tribuncirebon.com, Jumat (8/5/2020).

Opih Riharjo mengatakan, efek pandemi Covid-19 dirasakan oleh para petani. Mereka membutuhkan uang untuk bisa memenuhi kebutuhan hidup di masa sulit sekarang.

Kantor Pos Mulai Cairkan Bantuan Pemkot Bandung untuk Warga Non-DTKS Terdampak Corona

"Kasihan petani kayak kami, situasi lagi kayak gini (wabah corona) sedangkan hasil panen penjualanya susah," ujar dia.

Badan usaha milik negara (BUMN) ketahanan pangan, seperti Perum Bulog Indramayu dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bumi Wiralodra Indramayu (BWI) disebutkan Opih Riharjo belum memulai menyerap gabah hasil panen para petani.

Selain itu, tengkulak-tengkulak yang biasa menawar gabah milik petani dengan masuk ke sawah-sawah di saat panen raya sudah tidak lagi ditemukan dalam beberapa hari terakhir.

Terkait Permenhub, Ridwan Kamil Tegaskan Pergerakan Tetap Tidak Lebih dari 30 Persen

Mereka biasanya berdatangan dari luar daerah, seperti Karawang untuk menyerap hasil panen para petani.

"Sekarang lagi susah keluarnya. Berharapnya pemerintah bisa segera menyerap gabah petani," ujarnya. (*)

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Petani di Indramayu Curhat Sulitnya Jual Gabah Hasil Panen di Masa Pandemi Corona, https://jabar.tribunnews.com/2020/05/08/petani-di-indramayu-curhat-sulitnya-jual-gabah-hasil-panen-di-masa-pandemi-corona.
Penulis: Handhika Rahman
Editor: Sugiri
Video Editor: Wahyudi Utomo

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved