Orang Tak Dikenal Tumbang di Jalan, Warga Kuningan Geger, Petugas Medis Pun Terjun ke Lokasi
Warga di Cijoho Landeuh ,Kabupaten Kuningan geger ada orang tak dikenal diamankan oleh petugas medis.
Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai
TRIBUNJABAR.ID, KUNINGAN – Warga di Cijoho Landeuh ,Kabupaten Kuningan geger ada orang tak dikenal diamankan oleh petugas medis.
“Kami dapat laporan jadi datang ke sini untuk evakuasi,” kata Wawan, seorang petugas medis dari RSUD 45 Kuningan, saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (3/5/2020).
Saat evakuasi, petugas medis mengenakan seragam Alat Pelindung Diri (APD). ”Penggunaan APD memang sudah protokolnya begini,” ujarnya.
Orang tak dikenal itu, kata Wawan, kini berada di satu ruangan untuk mendapat perawatan medis seperti pada umumnya. “Kalau Identitasnya saya tidak tahu,”kata Wawan.
• Ini Laga yang Dikenang oleh Bekamenga Saat Membela Persib Bandung, Bobotoh Pun Bakal Setuju
Wawan menceritakan, saat evakuasi terhadap orang tak dikenal itu semalam. ”Ketika dipegang sama saya, itu langsung melemah dan akhirnya dibawa ke rumah sakit,” ujarnya.
Menjadi kendala pegungkapan siapa warga tak dikenal itu karena tak nyambung. “Kalau di ajak ngobrol gak nyambung," kata Wawan.
Meski demikian, orang tak dikenal itu masih dalam iruangan untuk mendapat perawatan medis.
“Dia masih dalam ruangan dan sudah dipastikan bukan korban Covid-19,” kata Wawan.
Sementara itu, petugas pemadam kebakaran Kuningan di bawah komando Khadafi melakukan penyemprotan di Lingkungan Kelurahan Cijoho. “Lingkungan tadi kita semprot sebanyak 9 ribu liter cairan disinfektan,” ujar Khadafi.
• PSBB di Karawang, Bupati Sebut Boleh Naik Motor Boncengan Asal Satu Alamat
Penyemprotan di akukan terhadap sebanyak 25 RT dan lima lingkungan. “Kegiatan penyemprotan juga bekerja sama dengan karang taruna dan sejumlah tokoh masyarakat setempat,” ujarnya.
Menghadapi penerapan PSBB, kata dia, petugas damkar Kuningan tentu mendukung terhadap kebijakan tersebut. “hal itu disertai dengan penyemportan cairan disinfektan di setiap kawasan pasar tradisonal yang menjadi titik sosialisasi,” katanya.