Antisipasi Warga yang Kelaparan Dampak Covid-19, Pemuda Rancapetir Ciamis Bikin Lumbung Pangan

Untuk Mengantansipasi adanya warga yang kelaparan dampak pandemi Covid-19, pemuda pemudi RW

tribunjabar/andri m dani
Antisipasi Warga yang Kelaparan Dampak Covid-19, Pemuda Rancapetir Ciamis Bikin Lumbung Pangan 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS – Untuk Mengantansipasi adanya warga yang kelaparan dampak pandemi Covid-19,  pemuda pemudi RW 28 Lingkungan Rancapetir Kabupaten Ciamis yang tergabung dalam Formura mendirikan lumbung pangan.

Lumbung pangan  yang mulai beroperasi dan diresmikan oleh Ketua RW 28 Rancapetir Cecep Saeful Bahri, Minggu (3/5/2020) sore tersebut, tak hanya menjadi dapur umum dan pos pembagian sembako tetapi  juga menjadi Posko Covid-19 tingkat RW Rancapetir.

Menurut Ketua RW 28 Lingkungan Rancapetir Kelurahan Ciamis,  Cecep Syaeful Bahri dari 320 KK penduduk Lingkungan Rancapetir yang tersebar di  enam RT, sekitar 30 %-nya merupakan warga miskin penerima program PKH dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

“Namun akibat pandemi corona, warga miskin semakin bertambah. Terutama mereka yang tidak punya pekerjaan tetap seperti buruh serabutan. Sekitar 40%  sampai 50%  penduduk kini dalam kondisi membutuhkan bantuan terutama pangan,” ujar Cecep Syaeful Bahri kepada Tribun Minggu (3/5/2020).

PSBB di Semua Kabupaten/Kota di Jabar pada 6 Mei 2020, Bupati/Wali Kota Diberi Diskresi

Untuk mendapatkan bantuan pangan itu, kata Cecep Syaeful Bahri, lingkungan RW 28 Rancapetir tidak hanya mengandalkan bantuan dari pemerintah maupun donator dari luar daerah.

“Tetapi juga dari warga lsendiri yang mampu dan mau berbagi secara gotong royong. Kami mengapresiasi langkah yang dilakukan forum pemuda pemudi Rancapetir (Formura) yang sudah membentuk Lumbung Pangan, menghimpun bantuan sembako dan kemudian membagikannya ke pada  warga RW 28 yang tidak mampu,” katanya.

Pada Minggu (3/5/2020) sore, Formura berhasil menghimpun 30 paket sembako dari pengusaha abon “Rajawali” khas Rancapetir, 20 kaus dari Ihsan (pengusaha konveksi) berikut masker, serta 20 dus mie instan  dari  PT Firdaus berikut bantuan 2 kuintal beras dari donator lainnya.

Berbagai bantuan yang dihimpun Lumbung Pangan “Formura” Rancapetir Ciamis tersebut langsung dibagikan kepada warga tak mampu di lingkungan RW 28 Rancapetir, berikut guru ngaji dan pengurus  masjid.

Menurut Ketua Formura, Adun yang didampingi jurubicara Formura, Azmi Zaidan, dua bulan kedepan, Lumbung Pangan Rancapetir ini akan mengaktivkan dapur umum.

Seorang Pegawainya Positif Covid-19, Satu Pabrik Garmen di Kota Bandung Diminta Ditutup

Halaman
12
Penulis: Andri M Dani
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved