Surati Camat se-Indonesia agar Pakai Perusahaannya, Stafsus Ini Diminta Susul Belva Devara

PT Amartha Mikro Fintek merupakan perusahaan yang dipimpin langsung oleh Andi Taufan Garuda Putra.

Editor: Ravianto
DOK KOMPAS.COM DAN HANDOVER
Andi taufan stafsus presiden 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Staf Khusus Presiden Joko Widodo, Adamas Belva Devara akhirnya mengundurkan diri setelah disorot akibat polemik Ruangguru dan Kartu Prakerja.

Perlu diketahui, Skill Academy by Ruangguru menjadi salah satu dari 8 digital platform yang ditunjuk pemerintah untuk mengisi pelatihan pada program Kartu Pra Kerja.

Belva sudah mengundurkan diri dan kini ada satu lagi stafsus presiden yang diminta mundur, yakni Andi Taufan Garuda Putra.

Direktur Eksekutif Indonesian Public Institute (IPI) Karyono Wibowo menyebut Andi Taufan Garuda Putra seharusnya ikut mengundurkan diri sebagai staf khusus Presiden Jokowi.

Menurut Karyono, sikap Andi Taufan yang menyurati para camat seluruh Indonesia merupakan kesalahan yang fatal.

Bahkan, kesalahan yang dilakukan Andi Taufan melebihi Adamas Belva Syah Devara.

"Semestinya langkah mundur juga dilakukan oleh Stafsus Andi Taufan yang justru lebih fatal kesalahannya karena menyurati seluruh camat untuk bekerjasama dengan relawan yang dibentuk oleh perusahaan yang dipimpinnya sendiri," kata Karyono saat dihubungi Tribunnews, Kamis (23/4/2020).

Diketahui, Andi Taufan Garuda Putra menggunakan kop surat Sekretariat Kabinet untuk meminta para camat seluruh Indonesia melibatkan PT Amartha Mikro Fintek dalam penanganan virus corona melalui program Relawan Desa Lawan Covid-19.

PT Amartha Mikro Fintek merupakan perusahaan yang dipimpin langsung oleh Andi Taufan Garuda Putra.

Untuk itu, Karyono meminta Andi Taufan mengikuti langkah Belva Devara untuk mengundurkan diri secara terhormat sebagai Stafsus Presiden.

"Dengan mengambil langkah mundur, maka Andi menyelamatkan wibawa presiden dan istana," jelasnya.

Beda Belva Devara dan Nadiem Makarim

Belva Devara yang memutuskan mundur dari jabatan beberapa waktu lalu juga dialami oleh Mendikbud Nadiem Makarim.

Tetapi ada perbedaan mencolok, begini bedanya

Setelah polemik kartu prakerja, Belva Devara menjadi sorotan publik.

Menjabat sebagai staf khusus Jokowi, Belva Devara pun masih memegang posisi CEO di Ruangguru.

Terlebih perusahaannya itu terpilih menjadi mitra program kartu prakerja.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved