Kecamatan Sukaresik Tasikmalaya Direndam Banjir, Warga Sebut Rutin Terjadi Jika Hujan Deras

Banjir yang melanda Kampung Bojongsoban dan Bojongwaru di Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya, merupakan bencana rutin setiap

Tribun Jabar/Firman Suryaman
Warga Kampung Bojongsoban malah selfie saat banjir melanda, Rabu (8/4) pagi. Banjir di daerah itu sudah jadi bencana rutin dan warga merasa sudah terbiasa lagi. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Banjir yang melanda Kampung Bojongsoban dan Bojongwaru di Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya, merupakan bencana rutin setiap hujan deras turun.

Sejumlah warga yang ditemui, Kamis (9/4/2020), mengungkapkan banjir terjadi setiap hujan deras turun.

Terutama jika hujan turun sejak siang hingga malam harinya, kemungkinan besar besok paginya banjir.

Banjir yang terjadi Rabu (8/4/2020) yang menggenangi sekitar 100 rumah dan merendam sekitar lima hektar sawah itu tergolong banjir berskala kecil.

Kota Bandung Belum Laksanakan PSBB, Warga Pertanyakan Penanganan Virus Corona

"Yang kemarin mah banjir kecil Kang, dan hanya merendam dua kampung. Biasanya jika banjir besar melanda, empat kampung langsung terendam," kata Dodo (52), warga Kampung Bojongsoban.

Banjir terjadi akibat meluapnya Sungai Citanduy dan Cikidang yang mengitari keempat kampung tersebut. Terdiri dari Kampung Bojongsoban, Bojongwaru, Hegarsari serta Tanjungpura.

"Kalau hujan deras turun sejak siang hingga malam, dipastikan air kedua sungai meluap dan menggenangi wilayah kami. Ketinggian banjir biasanya mencapai satu setengah meter di Kampung Bojongsoban," kata Adang (64), warga setempat.

Menurut Adang yang pernah jadi Ketua RT ini, pihak BBWS sudah membuat tanggul di sepanjang tepi sungai. Namun karena diduga terjadi pendangkalan sungai, banjir tetap muncul.

"Lihat saja, warna air Sungai Citanduy dan Cikidang selalu keruh sejak mulai dari daerah hulu. Ini menandaskan terjadi penggerusan tanah yang mengakibatkan dangkalnya sungai," kata Adang.

Warga meminta pihak pemerintah melakukan upaya penanggulangan.

"Biasanya rumah yang tergenang lebih dari 200 unit dan sawah belasan hektar," kata Adang.

Bawaslu Kuningan Gelar Kegiatan Donor Darah dan Bagikan Masker dalam Rangka Peringatan Harlah

Penulis: Firman Suryaman
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved