Ramadhan 2020

Ramadan 2020 Bakal Beda, Tak Ada Salat Tarawih, Bukber dan Salat Idulfitri pun Tidak Dianjurkan

Pelaksanaan puasa Ramadhan 2020 akan terasa sangat berbeda dari ramadhan tahun-tahun sebelumnya gara-gara Covid-19.

net
Ilustrasi buka puasa 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Pelaksanaan puasa Ramadhan 2020 akan terasa sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya

Umat Islam yang menjalankan ibadah puasa tak bisa memakmurkan masjid selama Ramadhan

Kementerian Agama RI memberikan imbauan kepada umat Islam untuk tidak melakukan buka bersama, salat Tarawih berjamaah di masjid, dan iktikaf yang biasa dilakukan pada 10 hari terkahir Ramadhan.

 Begini Panduan Beribadah Ramadhan di Tengah Wabah Virus Corona dari Kementerian Agama

Salat Idulfitri sebagai penutup puasa bulan Ramadhan pun tidak akan terlihat di lapangan.

Umat Islam dianjurkan untuk tidak melaksanakan salat Idulfitri.

Menteri Agama, Fachrul Razi, menerbitkan surat edaran mengenai panduan ibadah Ramadan dan IdulFitri 1 Syawal 1441 Hijriah di tengah pandemi Covid-19, Senin (6/4/2020).

Surat edaran itu ditujukan kepada kepala kanwil kemenag provinsi, kepala kankemenag kabupaten/kota, dan kepala unit pelaksana teknis (UPT) di seluruh Indonesia.

"Surat edaran ini dimaksudkan untuk memberikan panduan beribadah yang sejalan dengan syariat Islam sekaligus mencegah, mengurangi penyebaran, dan melindungi pegawai serta masyarakat muslim di Indonesia dari risiko Covid-19," kata Fachrul melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com.

Fachrul mengatakan, selain ibadah ramadan dan Idulfitri, surat edaran juga mengatur tentang panduan pengumpulan dan penyaluran zakat.

Terdapat 15 poin yang diatur, mulai dari pelaksanaan sahur, tarawih, tadarus, buka puasa, hingga peringatan Nuzulul Qur'an.

Halaman
1234
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved