Kepala Desa Sibuk, Banyak Warga Pulang Kampung dari Zona Merah
warga yang dalam setatus ODP tersebut merupakan warga Desa Cibadak yang baru pulang dari daerah-daerah zona merah seperti Jakarta.
Penulis: Ferri Amiril Mukminin | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin
TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Puluhan warga Desa Cibadak yang merantau dari zona merah pulang ke kampung halaman. Pemerintah Desa Cibadak, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur mencatat ada sebanyak 20 warganya yang bersetatus Orang Dalam Pengawasan (ODP).
Kepala Desa Cibadak, Elan Hermawan mengatakan, jumlah tersebut merupakan hasil dari pendataan sementara dan kemungkinan bisa bertambah.
"Kemungkinan, jumlah warga yang ODP akan terus bertambah, karena ini hanya hasil pendataan sementara," katanya, melalui sambungan telepon, Selasa (31/3/2020).
• Rumah Pemain Persib Gian Zola dan Beckham Putra Kebanjiran, Begini Unggahan di Akunnya
Elan mengatakan, warga yang dalam setatus ODP tersebut merupakan warga Desa Cibadak yang baru pulang dari daerah-daerah zona merah seperti Jakarta.
"Mereka baru pulang kerja dan saat ini dalam pengawasan, mereka tidak diperbolehkan keluar rumah karena harus menjalani isolasi selama 14 hari," kata Elan.
Menurutnya, warga Desa Cibadak yang bersetatus ODP, setiap hari dipantau oleh para ketua RT dan RW masing-masing.
• Begini Kondisi Terkini Menhub Budi Karya yang Positif Corona, Bicara dengan Dokter yang Pakai APD
"Jika mereka bandel tidak mau isolasi diri, maka kami akan laporkan ke pihak kepolisian, biar polisi nanti yang menindaknya," katanya.
Elan mengatakan, di Desa Cibadak belum ditemukan warga yang berstatus Pasien Dalam Pengawan (PDP) dan suspect corona.
"Allhamdulilah tidak ada yang PDP dan suspec corona, mudah-mudahan di Desa Cibadak tidak ada penyakit Corona," katanya.
• Kabar Terbaru 7 Siswa Setukpa Sukabumi yang Positif Corona, Kini Dirawat di RS Polri Kramat Jati