Jumat, 1 Mei 2026

Virus Corona di Jabar

Pusat Isolasi Mandiri Pasien Covid-19 Didirikan di Cimahi, Kapasitas Lebih dari 500 Kamar

Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat melalui menyiapkan Pusat Isolasi Mandiri Covid-19 dengan

Tayang:
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Ichsan
istimewa
Pusat Isolasi Mandiri Pasien Covid-19 Didirikan di Cimahi, 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat melalui menyiapkan Pusat Isolasi Mandiri Covid-19 dengan memanfaatkan fasilitas milik Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jabar di Jalan Kolonel Masturi Nomor 11, Kota Cimahi.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jabar Berli Hamdani, Pusat Isolasi Mandiri dibuat sebagai langkah preventif sekaligus rehabilitatif dalam proses perawatan Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tanpa gejala.

"Misalnya (untuk) pasien-pasien (PDP) yang tadinya positif lalu jadi negatif, tapi mereka masih harus dijaga. Karena yang negatif dua kali yang baru boleh pulang (ke rumah), jadi yang negatif baru satu kali dipindahkan ke sini (Pusat Isolasi Mandiri)," ucap Berli di Kota Bandung, Minggu (29/3).

"Atau misalnya ODP (Orang Dalam Pemantauan), takut menularkan kepada anak, keluarga, jadi bisa di sini sampai 14 hari," tuturnya.

Berli berujar, pihaknya bekerja sama dengan RSUD Kesehatan Kerja (RSKK) Provinsi Jabar untuk menyediakan kurang lebih 150 tenaga kesehatan yang akan bersiaga di Pusat Isolasi Mandiri tersebut. Selain itu, RSKK juga akan menunjang peralatan kesehatan yang dibutuhkan.

131 ODP di KBB Sudah Rapid Test, Satu Orang Positif Covid-19

"Perawat 40 orang, dokter 13 orang, juga ada farmasi dan tenaga medis lainnya. Total 150 orang dari RSKK. Penunjang peralatan medis dan nonmedis semua dari RSKK," kata Berli.

Sementara itu, Kepala BPSDM Provinsi Jabar Muhamad Solihin mengatakan pihaknya siap mendukung upaya Pemprov Jabar dalam menangani pandemi Covid-19 dengan menyediakan lebih dari 500 kamar untuk fasilitas Pusat Isolasi Mandiri.

"Untuk kamar itu ada sekitar 235 kamar. Sementara untuk bungalow, ada 80 bungalow masing-masing 4 kamar, jadi ada 320 kamar di bungalow. Jadi pada prinsipnya, kamar-kamar dan fasilitas yang kami siapkan bisa dipergunakan," ucap Solihin.

Pengalihan fungsi sementara BPSDM Jabar menjadi Pusat Isolasi Mandiri pun mendapat apresiasi dari Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna.

Menurut Ajay, fasilitas BPSDM Jabar cukup menunjang dan memiliki udara yang cukup bersih. Dia juga berharap, Pusat Isolasi Mandiri ini dapat lebih mengoptimalkan penanggulangan Covid-19 di Jabar.

"Baik sekali menurut saya, karena rumah sakit juga sudah tidak bisa menampung lagi, dan ini cukup banyak ruangannya, udaranya juga cukup segar disini," tutur Ajay.

"Bagus, saya mendukung. Tentunya mudah-mudahan ini bisa lebih bisa dioptimalkan, dan saya harap ini kosong tempatnya tidak diisi ODP/PDP, karena kalau kosong berarti penyakitnya sudah tidak ada lagi," ujarnya. 

Dua Jembatan Terputus Akibat Banjir di Gunung Halu, Warga Harus Memutar 4 dan 6 Kilometer

52 Tenaga Kesehatan Menginap di Mes Perawat di BPSDM Jabar di Cimahi

Kawasan Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BPSDM) Jabar sebagai fasilitas pemusatan pendidikan dan pelatihan diklat di Jabar tak hanya siap menjadi Pusat Isolasi Mandiri di tengah upaya melawan dan menangani pandemi Covid-19.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved