Daop 2 Bandung Kembali Batalkan 9 Perjalanan KA dan Ada yang Tidak Berhenti di Tasik, Ini Daftarnya

PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasional 2 Bandung kembali membuat kebijakan terkait angkutan jasa kereta api.

Dok.Tribun Jabar
Kereta api yang sedang melintas di wilayah Tasikmalaya pada 2018 lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Fatimah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasional 2 Bandung kembali membuat kebijakan terkait angkutan jasa kereta api.

Dalam rangka mendukung program pemerintah mencegah penyebaran virus Corona, dimana masyarakat diminta untuk mengurangi mobilitasnya, PT KAI Daop 2 kembali menurunkan daya kapasitas angkut KA penumpang, melalui kebijakan pembatalan sejumlah perjalanan kereta api.

"Jika sebelumnya ada 7 KA yang dibatalkan dan 4 relasi KA yang diperpendek, maka mulai 29 Maret 2020 PT KAI Daop 2 kembali membatalkan 9 perjalanan kereta api. Ada pula kereta-kereta yang biasanya berhenti normal di Stasiun Tasimalaya, maka mulai hari ini (29/3) tidak berhenti alias berjalan langsung di Stasiun Tasikmalaya," kata Manajer Humas PT KAI Daop 2 Bandung, Noxy Citrea melalui pesan singkat, Minggu (29/3/2020).

Menurutnya, langkah ini dilakukan sebagai dukungan terhadap langkah karantina lokal yang dilaksanakan Pemkab Tasikmalaya.

Bagi penumpang KA yang sudah melakukan pemesanan tiket pada KA yang dibatalkan, akan dikonfirmasi oleh pihak PT KAI melalui nomor telepon yang tertera pada saat pemesanan. Pengembalian bea pembatalan secara penuh atau 100 persen (full refund).

Pembatalan tiket dengan pengembalian bea 100 persen juga berlaku bagi calon penumpang KA yang memiliki jadwal keberangkatan pada masa tanggap darurat Corona, yaitu 23 Maret-29 Mei 2020.

“Kami mohon maaf kepada para pelanggan KA atas dibatalkannya sejumlah perjalanan KA. Semoga pandemi ini segera membaik dan perjalanan KA akan kembali seperti sedia kala,” katanya.

Kebijakan pengurangan daya angkut KA Penumpang tersebut, menyebabkan sejumlah pembatalan.

Secara total terhitung sejak tanggal 1 hingga 27 Maret 2020, sekitar 22.000 tiket untuk keberangkatan sampai 90 hari ke depan telah dilakukan proses pembatalan baik melalui loket stasiun dan jalur online.

Halaman
123
Penulis: Siti Fatimah
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved