Breaking News:

Pemudik Pulang Kampung, Jumlah OPD di Sumedang Meroket, Kini Hampir 2.000 Orang

Meroketnya angka ODP di Kabupaten Sumedang tersebut dibenarkan Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir.

Penulis: Seli Andina Miranti | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Tribun Jabar/Seli Andina Miranti
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menjawab pertanyaan wartawan. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina Miranti

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG- Banyak warga Sumedang yang pulang kampung dari luar kota, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kabupaten Sumedang meroket hingga hampir mencapai angka dua ribu.

Sepuluh hari lalu, ODP di Kabupaten Sumedang berjumlah 48, sementara pada minggu ini, termasuk hari ini, Sabtu (28/3/2020), angka ODP di Kabupaten Sumedang meroket hingga 1889.

Meroketnya angka ODP di Kabupaten Sumedang tersebut dibenarkan Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir.

"Karena di Sumedang banyak masyarakat yang bekerja di luar kota, di Jakarta, Bekasi, Bandung, dan sebagainya," ujar Dony Ahmad Munir.

Saat daerah-daerah tempat mereka bekerja melakukan penutupan kegiatan akibat pandemi Covid-19, banyak perantau memilih pulang kampung ke Sumedang.

UPDATE VIRUS CORONA TASIK, Jumlah ODP Naik Tajam Jadi 148 Orang Setelah Pasien PDP Meninggal Dunia

Anggota DPR Imam Suroso Meninggal Dunia di RSUP Kariadi, Ini Riwayat Perjalanannya

Sayangnya, kebanyakan perantau bekerja di daerah zona merah wabah corona sehingga Pemda Kabupaten Sumedang memutuskan untuk memasukkan para perantau yany mudik dalam kategori ODP.

"Karena banyak masyarakat yang mata pencahariannya di daerah zona merah, di Jakarta episenter wabah, di Depok, Bekasi," ujarnya.

Sementara itu, di Kabupaten Sumedsng terdapat satu pasien positif Covid-19, dua Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan 1889 ODP.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved