Unpad Perpanjang Masa Kuliah Jarak Jauh Hingga 19 Juni 2020, Darurat Corona

Kepala Kantor Komunikasi Publik Unpad, Dandi Supriadi, mengatakan proses perkuliahan jarak jauh atau online ini akan berlangsung sampai dengan 19 Juni

Unpad Perpanjang Masa Kuliah Jarak Jauh Hingga 19 Juni 2020, Darurat Corona
Tribun Jabar/Ery Candra
Suasana di Kampus Unpad Jatinangor, Sumedang, Kamis (26/3/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Universitas Padjajaran ( Unpad ) memperpanjang masa perkuliahan jarak jauh menyusul ancaman penyebaran virus corona.

Kepala Kantor Komunikasi Publik Unpad, Dandi Supriadi, mengatakan proses perkuliahan jarak jauh atau online ini akan berlangsung sampai dengan 19 Juni 2020.

Diketahui, tanggal 19 Juni mendatang merupakan berakhirnya masa ujian akhir semester genap Unpad.

Keputusan perpanjangan masa kuliah jarak jauh itu sekaligus merespons surat keputusan BNPB tentang Perpanjangan Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus Corona di Indonesia.

"Melalui surat edaran, Unpad memutuskan beberapa kebijakan," ujar Dandi kepada awak media di Kota Bandung, Kamis (26/3/2020).

Satu Positif Covid-19, PDP dan ODP di Purwakarta Sudah Tersebar di 13 Kecamatan

Pakar Ekonomi Unpad: UMKM Paling Riskan Terdampak Wabah Covid-19, Ada Potensi PHK Besar-besaran

Kebijakan kuliah jarak jauh Unpad juga berimbas pada proses praktikum klinik untuk mahasiswa profesi kesehatan dan pendidikan spesialis rumah sakti atau tempat-tempat praktik lain.

Praktik di Klinik-klinik yang tak berhubungan langsung dengan penanganan Covid-19, ucapnya, agar dibatasi dan diganti dengan model daring atau ditunda sampai keadaan membaik.

"Unpad menyediakan beberapa alternatif strategi dan metode pembelajaran. Termasuk penyelenggaraan praktikum, ujian, atau sidang yang dapat dilihat di laman (website resmi)," katanya.

Bagi mahasiswa yang tengah mengerjakan tugas akhir berupa skripsi, thesis, dan disertasi disarankan  memakai metode yang bisa memanfaatkan data sekunder atau studi literatur.

Penulis: Ery Chandra
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved