PDP di RSHS Bertambah, Meninggal Lagi Satu Orang

RSHS Bandung merawat 27 pasien dalam pengawasan (PDP) kasus virus corona Covid-19, Minggu (22/3).

PDP di RSHS Bertambah, Meninggal Lagi Satu Orang
Tribun Jabar/M Syarif Abdussalam
Ilustrasi: Simulasi penanganan pasien dalam status pengawasan virus corona di RSHS Bandung, Jumat (6/3/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Rumah Sakit Umum Pusat Dr Hasan Sadikin Bandung merawat 27 pasien dalam pengawasan (PDP) kasus virus corona Covid-19, Minggu (22/3). Sebanyak 7 di antaranya dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

Direktur Perencanaan Organisasi dan Umum RS Hasan Sadikin, Kamaruzzaman, mengatakan seiring dengan peningkatan jumlah kasus pasien Covid-19 secara nasional dan di tingkat Provinsi Jabar, terjadi pula peningkatan kasus orang dalam pemantauan (ODP) dan PDP di RS Hasan Sadikin.

"Sampai Senin 23 Maret 2020 pukul 18.00, ODP baru yang dipantau RS Hasan Sadikin bertambah 33 orang, totalnya jadi 222 ODP. Pasien PDP hari ini jadi 27 orang, diisolasi di Gedung Kemuning, IGD, dan Ruang Isolasi Infeksi Khusus Kemuning (RIIKK)," kata Kamaruzzaman di RS Hasan Sadikin, Senin (23/3/2020).

BREAKING NEWS: Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana Positif Covid-19 atau Corona, Begini Kondisinya

Dibandingkan sehari sebelumnya yang masih terdapat 17 PDP, kali ini jumlahnya bertambah 10 orang, jadi 27 PDP. Sedangkan pasien yang positif tetap berjumlah 7 orang di antara 27 PDP tersebut.

"Yang meninggal tambah seorang lagi, pasien laki-laki berusia 47 tahun, Minggu 23 Maret pukul 15.46. Secara keseluruhan, PDP yang meninggal di RSHS bandung berjumlah 5 orang, 2 di antaranya positif," katanya.

PDP yang sembuh setelah perawatan, katanya, berjumlah dua orang, yakni laki-laki berusia 31 tahun dan perempuan berusia 17 tahun.

Sebelumnya diberitakan, pasien positif yang dirawat berjumlah 7 pasien, terdiri atas lima pasien laki-laki, yakni berusia 46, 24, 53, 32 tahun, dan bayi 1,5 tahun, serta dua pasien perempuan berusia 43 dan 30 tahun.

Satu orang pasien PDP laki-laki berusia 69 tahun yang masih menunggu hasil swab meninggal dunia pada Sabtu (21/3) pukul 12.05.

Pasien lain yang meninggal adalah laki-laki berusia 41 tahun pada Kamis (14/3) pukul 22.05, dan pasien laki-laki berusia 53 tahun meninggal pada Kamis (14/3) pukul 12.20. (Sam)

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved