Social Distancing Mulai Diarahkan untuk 626 Desa Sekitar Citarum dan RW

Ketua Harian Satgas Citarum Harum Mayjen (Purn) TNI Dedi Koesnadi mengatakan PHBS adalah modal utama masyarakat untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Tribun Jabar/M Syarif Abdussalam
Satuan Tugas (Satgas) Citarum Harum terus memberikan arahan untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), social distancing, dan pengetahuan lain seputar virus tersebut, kepada warga di 626 desa sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum. 

"Kita tidak berhenti sosialisasi, tapi tidak melalui pengumpulan massa. Mulai dari publikasi di media sosial, melalui penyebaran informasi di grup WhatsApp para guru untuk diberikan kepada murid, dan sebagainya," menurut Setiaji.

Dia mengatakan, bentuk informasi tersebut berwujud aneka konten grafis hingga video yang interaktif dan mudah dipahami oleh berbagai kalangan.

Selain melalui media sosial, pihaknya juga berupaya meyampaikan pesann PHBS tersebut melalui aplikasi Sapa Warga yang ditujukkan bagi para ketua Rukun Warga (RW) di setiap daerah.

"Sudah ada informasi juga yang dibagikan melalui aplikasi Sapa Warga, bentuknya berupa infografis dan konten video tentang PHBS yang dikaitkan dengan Covid-19, termasuk imbauan Bu Gubernur (Atalia Ridwan Kamil) tentang cara cuci tangan yang benar," ungkapnya.

Aplikasi tersebut, dia mengatakan, saat ini telah dibagikan kepada 50.000 ketua RW se-Jawa Barat. Namun, jumlah ketua RW yang telah mengakses aplikasi tersebut masih berada di angka 26.000 orang.

Sementara itu, Gubernur Jabar Ridwan Kamil menegaskan social distancing yang diterapkan di Jabar bukan berarti tidak melakukan kegiatan apapun. Social distancing, kata dia, adalah menjaga jarak saat berinteraksi dan tidak melakukan kegiatan yang sifatnya tidak wajib.

"Jadi, kalau pergi ke pasar untuk membeli kebutuhan itu wajib. Tapi, tips-nya secepat mungkin, kemudian jaga jarak, jangan terlalu dekat, kalau sedang tidak enak badan gunakan masker," katanya.

Social distancing adalah cara partisipasi dari warga untuk mencegah pandemi yang sedang beredar terkait virus Corona di Jabar. (Sam)

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved