Keracunan Setelah Makan Oseng Supa, 4 Warga Kawali Ciamis Dilarikan ke Rumah Sakit

Setidaknya empat warga Desa Linggapura Kecamatan Kawali Ciamis terpaksa dirawat di RSU Ciamis diduga karena keracunan supa (jamur) rampak kidang. Seor

Keracunan Setelah Makan Oseng Supa, 4 Warga Kawali Ciamis Dilarikan ke Rumah Sakit
Tribun Jabar/Andri M Dani
Yaya (47) warga Dusun Banjarwaru Desa Linggapura Kawali Selasa (10/3) tengah dirawat di ruang IGD RSU Ciamis karena diduga keracunan setelah menyantap oseng supa rampak kidang 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS – Setidaknya empat warga Desa Linggapura, Kecamatan Kawali, Ciamis, terpaksa dirawat di RSU Ciamis diduga karena keracunan supa (jamur) rampak kidang. Seorang terpaksa dirawat di ruang ICU.

“Pasien pertama yang datang di IGD atas nama Yaya (47) sekitar pukul 22.00 tadi malam, menyusul kemudian tiga pasien lagi. Semuanya mengalami gejala keracunan, mual-mual dan muntah setelah memakan masakan supa  (jamur) yang diduga mengandung racun,” ujar dr Ramdan Pasha, kepala IGD RSU Ciamis kepada Tribun Selasa (10/3/2020).

Empat pasien yang diduga keracunan supa tersebut masing-masing atas nama Yaya (47) warga Dusun Banjarwaru Rt 02 RW01 Desa Linggapura Kawali,  Riki (15) warga Dusun Linggapura Rt 07 RW 07, Asep Ari Ibrahim (24) warga Dusun Linggapura Rt 04 RW 07, dan Hamid (65) juga warga Dusun Linggapura Desa Linggapura.

Penjabaran Terungkapnya Kasus 1 hingga 6 Virus Corona, Kontak Pertama Terjadi di Restoran di Jakarta

Setelah ditangani di ruang IGD, seorang pasien atas nama Asep Ari Ibrahim sudah bisa pulang setelah kondisinya membaik, Selasa (10/3/2020) pagi.

Sementara Hamid (65) dirujuk ke ruang ICU karena mengalami gangguan jantung.

“Dua pasien keracunan masih di ruang IGD, seorang masuk ruang ICU dan seorang pasien sudah diperbolehkan pulang setelah kondisinya membaik,” katanya.

Seorang korban, Yaya, mengaku keracunan setelah menyantap oseng supa.

“Sore sekitar pukul 16.00 kemarin (Senin, 9/3) saya dikasih supa, supa rampak kidang oleh Endi (41) adik saya, katanya ia dapat dari kebun. Kemudian supa tersebut dioseng, dan dimakan bersama nasi,” kata Yaya kepada Tribun Selasa (10/3/2020).

Setelah makan oseng supa tersebut, kata Yaya, tiba-tiba kepalanya merasa dingin, wajahnya dingin badan berkeringat.

“Kemudian mual-mual dan muntah-muntah. Setelah maghrib langsung saja dibawa ke sini, ke rumah sakit,” katanya.

Yaya mengaku tidak tahu persis berapa orang di kampungnya yang kena keracunan supa.

“Tidak tahu berapa orang yang keracunan, kejadiannya beda-beda. Sekarang kan lagi musim hujan, banyak supa yang muncul. Tidak hanya dekat kampong saya, mungkin juga di kampong lain,” ujar Yaya, yang sehari-sehari bekerja buruh kasar.

Selain itu, ia juga mengaku bingung membayar biaya perawatan rumah sakit karena tidak memiliki kartu BPJS dan kartu KIS.

Orang yang Bisa Menularkan Virus Corona Sebaiknya Diisolasi Selama 14 Hari, Ini Penjelasan Peneliti

Meski Puas dengan Tim, Pelatih Persija Jakarta Masih Butuh Tambahan Pemain

Penulis: Andri M Dani
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved