Peringatan KAA
Komentar Warga Soal Peringatan KAA Tetap Digelar di Bandung Meski Ada Serangan Virus Corona
Sejumlah warga Kota Bandung mengaku mendukung langkah Pemerintah Kota Bandung tetap menggelar peringatan Konferensi Asia Afrika ke-65 sesuai jadwal
Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman.
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sejumlah warga Kota Bandung mengaku mendukung langkah Pemerintah Kota Bandung yang tetap menggelar peringatan Konferensi Asia Afrika ke-65 sesuai jadwal.
Dian Andriawan (28), salah satu karyawan swasta asal Ujungberung Kota Bandung, mengatakan, virus corona yang saat ini mewabah tidak menjadi alasan untuk menunda semua kegiatan, termasuk KAA.
"Saya kira di Bandung aman ya, yang positif kan baru dari Depok. Memang banyak informasi yang simpangsiur, intinya sih tetap jaga kesehatan dan tidak panik dengan informasi yang belum pasti atau hoax," ujar Dian, saat ditemui di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Bandung, Rabu (4/3/2020).
• Mulai Hand Sanitizer sampai Masker, Warga Tanya ke Pikobar soal Virus Corona, Catat Ini No Kontaknya
• Merasa Terkena Penyakit Virus Corona 2019? Langsung Telpon Saja 119
Pun demikian dengan Teguh Prayitno (27), warga Ciwastra Kota Bandung ini menilai kegiatan KAA dapat tetap digelar namun dengan sejumlah catatan, misalnya dilakukan pemeriksaan kesehatan kepada setiap peserta yang hadir sebelum acara.
Sebab, kata dia, kegiatan KAA itu akan melibatkan banyak orang dari berbagai daerah dari dalam dan luar negeri. Sehingga, pemerintah patut waspada.
"Ya, Bandung aman, tapi kita kan tidak tahu ya, apakah orang yang datang ke Bandung ini sehat atau seperti apa," ujar Teguh.
• Peringatan Konfrensi Asia Afrika Terancam Ditunda karena Virus Corona

Yana: Harus Koordinasi dengan Kemenlu
Sebelumnya, Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana meminta Kadisbudpar berkoordinasi dengan Kemenlu memastikan gelaran peringatan KAA.
Sebab, kata Yana Mulyana, dalam peringatan KAA itu akan melibatkan banyak orang dari berbagai negara.
Bahkan, ujar Yana, dalam kegiatan KAA tahun ini diperkirakan, bakal ada seribu orang yang terlibat.
"Kota Bandung inikan Kota yang terbuka. Saya kemarin tugaskan ke bu kadis untuk konsultasi ke kementrian, apakah akan dijadwal ulang atau tetap dilaksanakan, atau seperti apa," ujar Yana, saat ditemui di Balai Kota, Selasa (3/3/2020).
• 2 WNI ABK Diamond Princess Sudah Sembuh dari Penyakit Virus Corona 2019
• Kondisi Terkini 2 Warga Depok Positif Virus Corona, Sudah Tidak Demam tapi Ini yang Dikhawatirkan
Setelah Kadis Kebudayaan dan Pariwisata berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri, kata Yana, pihaknya baru dapat menentukan langkah selanjutnya.
"Nanti kalau sudah ada keputusan, tinggal bagaimana kita mengantisipasi. Sekarang masih menunggu jawaban karena itu (penundaan atau pembatalan) kebijakan kementrian," katanya.
Selain KAA, ujar Yana, sejauh ini belum ada lagi kegiatan yang melibatkan banyak orang dari berbagai negara di Kota Bandung.