2 WNI ABK Diamond Princess Sudah Sembuh dari Penyakit Virus Corona 2019
Sebelumnya, ada sembilan WNI kru kapal Diamond Princess yang positif virus corona dan menjalani perawatan di Jepang.
TRIBUNJABAR.ID - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan dua warga negara Indonesia (WNI) anak buah kapal (ABK) Diamond Princess sembuh dari virus corona (Covid-19).
Sebelumnya, ada sembilan WNI kru kapal Diamond Princess yang positif penyakit virus corona 2019 dan menjalani perawatan di Jepang.
Terdapat empat WNI yang dinyatakan membaik, dua di antaranya dinyatakan pulih dari infeksi virus tersebut.
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto mengatakan dua WNI yang sudah sembuh ini akan segera dipulangkan ke Tanah Air.
Pernyataan ini ia sampaikan dalam program SATU MEJA THE FORUM yang dikutip dari YouTube Kompas Tv, Kamis (5/3/2020).
"Saudara- saudara kita yang ABK Diamond Princess terakhir kita dapatkan 9 yang positif (Corona)," jelasnya.
"Satu sudah boleh pulang, dan dijemput bersama kelompok yang besar," imbuhnya.

"Kemudian, hari ini saya sudah mendengar lagi, satu lagi sudah keluar dari rumah sakit, sementara masih di hotel menunggu penerbangan besok," kata Yurianto pada Rabu (4/3/2020).
Sementara, dua WNI ABK Diamond Princess lainnya tengah diperiksa kembali.
Kalau dalam pemeriksaan kedua ini hasilnya negatif, maka dua WNI ini akan dinyatakan sembuh dan dapat pulang ke Tanah Air.
"Kemudian ada dua yang jadwalnya akan diperiksa untuk yang kedua kalinya," kata Yurianto.
"Mudah-mudahan sudah bagus, sehingga sudah bisa pulang," imbuhnya.
Lebih lanjut, Yurianto menjelaskan, pasien virus corona dinyatakan sembuh apabila sudah diperiksa dua kali dalam durasi waktu lima hari dan dua hari.
Kalau selama itu hasil pemeriksaan terus menunjukan negatif maka pasien dapat pulang dan berkumpul dengan keluarga.
"Ini yang kita hadapi, jadi gambarannya seperti influenza biasa," tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Yurianto juga memberikan kabar terbaru soal kondisi warga negara Indonesia yang positif corona dan tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Jakarta Utara.