Mengenal Virus Corona, dari Gejala hingga Bahayanya untuk Tubuh, Gini Cara Mencegahnya

Penyebaran virus corona atau Covid-19 hingga kini masih menghebohkan publik.

Editor: Widia Lestari
Kolase Tribun Jabar/Pixabay.com
ilustrasi etika batuk sebagai pencegahan virus corona 

"Kemudian kalau under observation tapi ada riwayat ke Wuhan, ada riwayat kontak dengan orang yang lama dengan yang sakit di negara-negara manapun, itu baru disebut suspect," kata Anung Sugihantono.

Lalu, disebutkan juga ada tahapan lain yang disebut probable hingga akhirnya disebut confirm.

 Wabah Virus Corona, Pemprov Jabar Bentuk Crisis Centre, Ketuanya Ridwan Kamil

"Tapi kalau suspect dilakukan pemeriksaan lab lalu ditemukan corona virus itu disebut probable. Kalau novel corona virus maka disebut confirm," ujarnya.

Awalnya, penyebaran virus corona terdeteksi di Wuhan, China, pada akhir tahun 2019.

Hal ini membuat warga setempat yang terinfeksi virus semakin bertambah.

Diketahui, virus corona ini menyerang sistem pernapasan manusia.

Hal yang mengerikan virus ini memiliki kemampuan yang tinggi untuk menyebabkan penyakit yang parah daripada virus lainnya.

Seperti yang dimuat BBC Indonesia, dokter spesialis paru dari Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan Diah Handayani menjelaskan, hal paling berbahaya ketika virus tersebut merusak fungsi paru-paru.

Kondisi tersebut disebut sebagai pneumonia. Dalam hal ini, jaringan paru-paru akan terinfeksi atau mengalami peradangan akut.

ilustrasi virus corona
ilustrasi virus corona (Pixabay)

"Pertukaran oksigen tidak bisa terjadi sehingga orang mengalami kegagalan pernafasan. Itulah mengapa virus ini berat karena bukan lagi hanya menyebabkan flu atau influenza tapi dia menyebabkan pneumonia," ujarnya.

Sebagai informasi tambahan, pada artikel di laman Alodokter yang ditinjau dr Tjin Willy, disebutkan bahwa pneumonia bisa dikenal dengan istilah paru-paru basah.

Penyakit ini juga disebutkan memang disebabkan oleh virus atau bakteri, atau juga jamur.

Pneumonia memang berupa infeksi yang mengakibatkan salah satu atau kedua paru-paru mengalami peradangan pada kantong udaranya.

Disebutkan, pada kumpulan kantong-kantong udara kecil yang berada di ujung saluran pernapasan dalam paru-paru, akan mengalami radang. Kemudian akan dipenuhi cairan atau nanah.

Biasanya, penderita pneumonia ini akan mengalami batuk berdahak, sesak napas, demam, atau menggigil.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved