Selasa, 5 Mei 2026

Viral di Media Sosial

Fakta Sebenarnya Mengenai Ranu Manduro yang Viral, Bukan Tempat Wisata, Pengunjung Diminta Waspada

Tempat yang menawarkan pemandangan dan padang savana indah, Ranu Manduro sempat viral hingga banyak dikunjungi orang.

Tayang:
Penulis: Yongky Yulius | Editor: Fidya Alifa Puspafirdausi
Surabaya Fess via Kompas.com
Ranu Manduro yang viral. 

TRIBUNJABAR.ID - Tempat yang menawarkan pemandangan dan padang savana indah, Ranu Manduro sempat viral hingga banyak dikunjungi orang.

Banyak yang mengira lokasi tersebut adalah tempat wisata yang dikelola oleh swasta atau pemerintah.

Namun, ternyata Ranu Manduro yang berada di Dusun Manduro, Desa Manduro Manggung Gajah, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur adalah lokasi bekas area pertambangan sirtu.

Lahan tersebut dimiliki oleh PT Wira Bumi.

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Mojokerto, Amat Susilo.

Ia mengatakan, izin dari tempat itu adalah untuk pertambangan, bukan tempat wisata.

"Itu wilayah pertambangan aktif, tidak resmi (tempat wisata)," ujarnya kepada Kompas.com, Minggu (1/3/2020), dikutip TribunJabar.id, Senin (2/3/2020).

Lebih lanjut Susilo mengatakan, pihaknya tak tahu persis kapan terakhir kali ada aktivitas pertambang di wilayah itu.

Kisah di Balik Viralnya Kedai Abdullah Makan Sepuasnya Bayar Seikhlasnya, Pemilik Sempat Frustrasi

Adapun pada Jumat (28/2/2020), atau setelah viral, tempat itu ditutup untuk umum.

Tertera papan pengumuman di pintu masuk menuju kawasan yang disebut mirip pemandangan perbukitan di Selandia Baru atau New Zealand.

Papan itu berisi tulisan "dilarang keras wiayah pertambangan tanpa izin".

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Desa Manduro Manggung Gajah, Eka Dwi Firmansyah membenarkan mengenai penutupan kawasan tersebut.

"Iya ditutup," ujarnya kepada Surya.co.id, Minggu, dikutip TribunJabar.id, Senin (2/3/2020).

6 FAKTA Ranu Manduro 'Feeling Good' di Mojokerto, Videonya Viral hingga Akhirnya Ditutup.
6 FAKTA Ranu Manduro 'Feeling Good' di Mojokerto, Videonya Viral hingga Akhirnya Ditutup. (TWITTER)

Warga, imbuh Eka, telah berkomunikasi dengan pemilik lahan agar Ranu Manduro dibuka kembali.

Ia juga mengaku membantu meminta izin dari perusahaan yang berlokasi di Surabaya tersebut.

Dikatakan Eka, dengan banyaknya pengunjung dari luar kota, warga sebenarnya bisa menuai penghasilan.

"Saya masih bantu warga minta izin perusahaan di Surabaya," katanya.

VIRAL, Wajah Bayi Ini Ekspresif Marah saat Baru Dilahirkan, Tak Menangis Dokter sampai Membujuknya

Sementara itu, Susilo mengatakan, Pemkab Mojokerto masih belum ada wacana untuk menjadikan Ranu Manduro jadi lokasi wisata.

Ia mengatakan, untuk menjadikan tempat tersebut jadi lokasi wisata, harus dikaji dulu terkait kesesuaian tata ruang dan perizinannya.

"Sementara belum ada, karena itu lahan milik swasta. Kalau dijadikan tempat wisata harus dikaji dulu terkait kesesuaian tata ruang dan perizinannya. Untuk dikelola, bisa saja kerja sama desa setempat dengan pemilik lahan," kata Susilo.

Pemandangan di Ranu Manduro, Mojokerto, Jawa Timur
Pemandangan di Ranu Manduro, Mojokerto, Jawa Timur (Surabaya Fess)

Pihaknya hanya mengimbau agar pengunjung tetap waspada dan hati-hati jika berkunjung ke Ranu Manduro.

Pasalnya, tempat tersebut adalah lokasi bekas tambang.

"Untuk pengunjung juga harus hati-hati karena bekas galian dikhawatirkan tanahnya masih labil apalagi sekarang cuaca hujan masih ekstrem," ujarnya.

Dalam video yang beredar, terlihat pemandangan di Ranu Manduro, Mojokerto, Jawa Timur, yang disebut seperti di New Zealand.

Sejumlah video beredar, salah satunya dibagikan pemilik akun Instagram @Adoel_Sohib.

Dalam unggahannya, @Adoel_Sohib menuliskan "Mirip” #NewZealand ya ?."

Sementara, video lainnya yang menunjukkan pemandangan Ranu Manduro yang diunggah oleh akun lain turut mempopulerkan wilayah ini dengan kata-kata "Feeling Good".

Banyak yang kemudian mengunjungi Ranu Manduro, merekam video, dan menyematkan kata "Feeling Good".

Setelah viral, lokasi tersebut akhirnya dikunjungi banyak pengunjung.

Lahan yang tadinya masih kosong itu kemudian langsung disesaki orang.

Foto-foto saat tempat tersebut disesaki pengunjung pun viral di media sosial. (TribunJabar.id dan Surya.co.id)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved