Banjir Rendam Permukiman Warga di Padasuka, Lumpur Masuk ke Masjid
Banjir merendam permukiman warga di Padasuka, Sumedang. Lumpur masuk ke dalam masjid.
Penulis: Seli Andina Miranti | Editor: taufik ismail
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina Miranti
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Sumedang kemarin sore hingga malam membuat beberapa titik di kabupaten tersebut menghadapi bencana alam.
Setidaknya ada enam kecamatan di Kabupaten Sumedang mengalami banjir bandang, banjir, dan longsor.
Kecamatan-kecamatan yang terdampak bencana alam di antaranya adalah Kecamatan Jatinangor, Kecamatan Cimanggung, Kecamatan Tanjungsari, Kecamatan Sukasari, Kecamatan Pamulihan, dan Kecamatan Sumedang Utara.
Di Kecamatan Sumedang Utara, setidaknya 28 bangunan di Dusun Pangjeleran, Desa Padasuka, terendam banjir yang terjadi Jumat (28/2/2020) sore.
Salah satu bangunan yang terendam adalah masjid.
Ketinggian air yang menggenangi rumah warga pun bervariasi, yang tertinggi mencapai 1,5 meter.
Warga pun berupaya mengeluarkan air dari dalam rumah menggunakan peralatan seadanya.
Air yang menggenang pun tampak berwarna coklat.
Sabtu (29/2/2020) pagi, warga masih membersihkan rumah yang kotor karena lumpur sisa-sisa banjir.
Menurut salah seorang warga, Suharya (63), air mulai merendam pemukiman warga sejak sore hari.
"Awalnya memang turun hujan lebat dari pukul 15.00 WIB, air mulai masuk ke permukiman warga sekitar pukul 15.30 WIB," ujar Suharya.
Suharya mengatakan, beberapa warga yang terdampak sudah mengungsi ke tempat yang aman, termasuk melakukan evakuasi terhadap ternak.
• Banjir di Sumedang Sempat Putus Akses Jatinangor - Sayang - Rancaekek
• 6 Kecamatan di Sumedang Terendam Banjir, 30 Keluarga di Jatinangor Dievakuasi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/lumpur-masuk-ke-masjid-sumedang-banjir.jpg)