Gorong-gorong, Saksi Bisu Tempat Ditemukannya Jasad Delis Sulistina, Setiap Jumat Ditaburi Bunga

Gorong-gorong tempat ditemukannya jasad Delis Sulistina (13), siswi SMPN 6 Kota Tasikmalaya, di depan sekolah,

tribunjabar/firman suryaman
Dua siswa SMP Negeri 6 Kota Tasikmalaya menengok ke arah gorong-gorong depan sekolah yang ditutupi tripleks bekas, Jumat (28/2) petang, tempat jasad Delis (13) ditemukan, Senin (27/1) sore. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Gorong-gorong tempat ditemukannya jasad Delis Sulistina (13), siswi SMPN 6 Kota Tasikmalaya, di depan sekolah, hingga kini dibiarkan begitu saja.

Pemantauan Tribun, Jumat (28/2/2020) petang, lubang bagian atas gorong-gorong yang bolong bekas proses evakuasi jasad Delis, Senin (27/1/2020) sore, hanya ditutupi tripleks bekas. Itu pun atas inisiatif warga sekitar.

Di atas tripleks penutup lubang gorong-gorong bertaburan bunga berwarna merah. Rupanya masih ada warga yang bersimpati terhadap kasus mengenaskan yang menimpa Delis.

Seperti diketahui, Delis ternyata dibunuh ayah kandungnya sendiri, BR (45), lantaran tersangka pelaku kesal terhadap Delis yang terus merengek meminta biaya study tour ke Bandung sebesar Rp 400.000.

Sebenarnya BR sempat memberikan uang Rp 300.000. Sebanyak Rp 100.000 di antaranya kas bon ke tempatnya bekerja.

Suami Tak Mau Kerja, Wanita di Kalteng Nekat Bunuh Suami Secara Sadis, Terancam Hukuman Mati

Tapi Delis tampaknya ingin diberi penuh. Karena kesal BR akhirnya mencekik leher Delis yang sejak kecil tinggal bersama Wati Candrawati (46), ibu kandungnya, pasca bercerai dengan BR.

Sejumlah warga yang ditemui di lokasi, menuturkan, setiap hari tertentu seperti hari Jumat, lokasi tempat ditemukannya jasad Delis suka ada yang tabur bunga. "Saya juga suka menaburkan bunga," kata Teteng Sugianto (53), pedagang cilok depan sekolah.

Koleksi Terbaru Elzatta, Puspawana, Buat Penampilan Hijaber Makin Feminin

Menurut Teteng, dengan kondisi gorong-gorong yang tak pernah berubah, kerap menjadi perhatian warga yang melintas. "Kendaraan yang melintas pasti selalu menengok ke arah gorong-gorong," ujarnya.

Warga sekitar pun, tambah Teteng, selalu trenyuh saat melihat lokasi ditemukannya tubuh Delis itu. "Kalau bisa gorong-gorong ini dipugar, agar tidak menjadi kenangan buruk," katanya.

Penulis: Firman Suryaman
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved