Pro-Kontra UU Kewarganegaraan Berujung Kerusuhan, 33 Warga India Tewas

Sebanyak 33 warga India tewas menyusul kerusuhan akibat pro dan kontra Undang-undang Kewarganegaraan.

Money Sharma/AFP
Kerusuhan massa pro dan kontra UU Kewarganegaraan India di New Delhi, Kamis (27/2/2020). Sebanyak 33 warga dilaporkan tewas akibat kerusuhan dalam beberapa hari terakhir. 

TRIBUNJABAR.ID- Sebanyak 33 warga India tewas menyusul kerusuhan akibat pro dan kontra Undang-undang Kewarganegaraan.

Rumah Sakit Guru Teg Bahadur (GTB) India mencatat 30 orang meninggal akibat luka tembak dalam kerusuhan.

Sejauh ini, ribuan polisi antihuru-hara dan paramiliter diterjunkan untuk berpatroli di pinggiran timur laut ibu kota India.

Hal itu untuk mencegah terjadi kerusuhan baru di wilayah yang berpenduduk 20 juta orang tersebut.

Kerusuhan itu merupakan bentrok terbaru menentang Undang-undang Kewarganegaraan yang pada Desember 2019 lalu telah memicu demonstrasi berkepanjangan dan kerusuhan.

Sunil Kumar, Direktur Rumah Sakit Guru Teg Bahadur (GTB), mengatakan pada hari Kamis (27/2/2020) rumah sakitnya mencatat setidaknya ada 30 korban tewas.

"Mereka semua (yang tewas di GTB) mengalami luka tembak," kata Kumar.

Kata Shesar Hiren Setelah Tumbangkan Tunggal India di Indonesia Masters 2020

19 Nelayan Indonesia Ditangkap Petugas India, Sudah 3 Pekan Ditahan

Sementara kepala dokter di Rumah Sakit Lok Nayak mengatakan bahwa tiga orang telah meninggal di sana. Dengan demikian, korban tewas akibat kerusuhan ini telah mencapai 33 jiwa.

Jumlah korban tewas ini meningkat dari semula 27 orang pada hari Rabu (26/2/2020). Keseluruhan korban tersebut tewas dalam kerusuhan yang terjadi pada Senin (24/2) dan Selasa (25/2) ketika dua kelompok massa terlibat bentrok.

Sejumlah tempat tinggal, tempat usaha, rumah ibadah dan sekolah dilaporkan dibakar massa. Lebih dari 200 orang terluka dalam kerusuhan tersebut.

Halaman
123
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved