19 Nelayan Indonesia Ditangkap Petugas India, Sudah 3 Pekan Ditahan

Dari 19 nelayan yang ditangkap di India, 13 di antaranya merupakan nelayan yang bekerja di KM Selat Malaka 64 GT 59.

19 Nelayan Indonesia Ditangkap Petugas India, Sudah 3 Pekan Ditahan
ABF/Kompas.com
Kapal nelayan asal Indonesia ditangkap di perairan Australia pada 24 April 2019. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDA ACEH- Sebanyak 19 nelayan Aceh dilaporkan ditangkap petugas otoritas keamanan laut India.

Para nelayan yang menggunakan Kapal Motor (KM) Selat Malaka 64 GT 59 tersebut ditangkap di sekitar perairan Pulau Nicobar, India, pada 25 Desember 2019.

Dari 19 nelayan yang ditangkap di India, 13 di antaranya merupakan nelayan yang bekerja di KM Selat Malaka 64 GT 59.

Lalu, enam orang lainnya merupakan orang yang ikut dalam kapal tersebut.

Penangkapan itu awalnya dilaporkan pemilik kapal, Affan Usman (55) warga Keuneu Ue, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar, kepada Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Aceh pada Kamis, 26 Desember 2019.

Pada hari yang sama, laporan itu dilanjutkan ke Panglima Laot Aceh. Serambi sendiri baru mendapatkan kabar tersebut, Senin (13/1/2020).

Jokowi Pulang, Puluhan Kapal Nelayan China Kembali Masuki Perairan Natuna, 3 KRI Kembali Beraksi

Cuaca Buruk, Nelayan-nelayan Kecil di Indramayu Nganggur, Mulai Serabutan dan Berutang

Serambi lantas menghubungi Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Panglima Laot Aceh, Miftah Cut Adek. Ia pun mengkonfirmasi penangkapan 19 nelayan tersebut.

Indentitas 13 nelayan yang bekerja KM Selat Malaka 64 GT 59 itu adalah Samsul Bahri M, Zulkifli, Suhendra, Sulaiman, dan Marzuki Ismail.

Lalu ada M Nasir Usman, Sayuti, Juanda, Muhammad, Nazaruddin, Tahar Ali, Basir dan Rusli Nurdin.

"Naman enam nelayan lainnya tidak diketahui karena tidak ada laporan saat mereka ikut melaut," kata Miftah.

Halaman
12
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved