Sabtu, 18 April 2026

Guru SD dari Sumatera Culik 14 Anak di Jatim, Modusnya Ajak Hijrah

Saat ditangkap, dalam mobil station dengan nomor Polisi BG 1741 JY yang dikendarai Zulkifli Alfujari terdapat 14 penumpang.

Editor: Ravianto
SURYA.co.id/Doni Prasetyo
Zulkifli Alfujari (26) guru SD warga Desa Sukamaju, Kecamatan Plangkat Tinggi, Kabupaten Musi Banguasin, Sumatera Selatan setelah ditangkap tim reskrim Polres Magetan di Temboro, Karas, Magetan, Minggu (23/2). 

Akhirnya, Hari langsung mengunggah informasi tersebut di grup Facebook pada Rabu (19/2/2020) dan meminta warga waspada.

Sebab, ada pemulung yang hendak menculik anak.

"Maksud saya hanya untuk mengimbau saja pada warga Umbulrejo," terangnya.

Padahal, informasi penculikan anak tersebut tidak benar.

Akhirnya, Hari menyesali perbuatannya dan meminta maaf kepada masyarakat.

"Ini buat pengalaman saya ke depannya untuk berhati-hati," ucap dia.

Sementara itu, Kasatreksrim Polres Jember AKP Yadwivana Jumbo Qontason menambahkan, ada iktikad baik dari pelaku untuk memberikan klarifikasi.

"Yang bersangkutan mengaku bersalah karena tidak kroscek dulu berita tersebut," kata Jumbo.

Kronologinya berawal saat ada pelajar SD di Umbulrejo melihat pemulung.

Lalu anak ini melapor pada gurunya ada percobaan penculikan.

Lalu guru ini memberikan informasi soal penculikan itu kepada Hari selaku ketua RW.

"Karena merasa ada tanggung jawab sebagai ketua RW, dia mengimbau warganya," jelas dia.

Dia memberikan imbauan melalui media sosial, salah satunya percoban penculikan dengan modus menjadi pemulung.

"Karena ada itikad baik, belum ada tindakan dari kepolisian," kata Jumbo.

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Polisi Magetan Tangkap Guru SD yang Diduga Lakukan Penculikan Anak Dengan Modus Hijrah

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved