Senin, 13 April 2026

Polres Cianjur Buka Posko Pengaduan Korban Wedding Organizer HL, Korbannya Diduga Puluhan

Polres Cianjur buka posko pengaduan korban wedding organizer HL. Korbannya diduga puluhan.

Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Posko Pengaduan Korban WO di Cianjur. 

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Polres Cianjur membuka posko pengaduan korban wedding organizer HL yang diduga telah menipu puluhan korban dengan total kerugian ratusan juta.

Posko pengaduan dibuka di Satreskrim Polres Cianjur, Senin (17/2/2020).

Menurut pantauan Tribun Jabar ada beberapa orang korban yang sejak Minggu malam kemarin mendatangi Satreskrim untuk berkonsultasi sekaligus melaporkan kerugian mereka.

Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto, mengatakan, para korban agar segera melapor ke Polres Cianjur untuk memudahkan proses penyelidikkan.

Nasib puluhan pasangan di Cianjur, pernikahan berantakan, ditipu WO yang dimiliki perempuan cantik ini.
Nasib puluhan pasangan di Cianjur, pernikahan berantakan, ditipu WO yang dimiliki perempuan cantik ini. (TribunJAbar.id/Ferri Amiril)

"Kami imbau kepada warga Cianjur yang merasa tertipu untuk segera melapor agar memudahkan proses penyelidikkan dan menjadi dasar pihak kepolisian untuk menindak," kata Kapolres.

Kapolres mengatakan, pihaknya tidak akan kompromi kepada siapapun yang mengganggu kenyamanan dan ketertiban warga di Cianjur.

"Ada indikasi mengganggu kamtibmas maka kami siap menindak siapapun yang mengganggu kenyamanan dan ketertiban di Cianjur," kata Juang.

Posko pengaduan ditandai dengan spanduk di pintu masuk selatan Satreskrim Polres Cianjur.

Pasangan muda korban penipuan wedding organizer ( WO) saat membuka suara di kawasan BTN Gadung Permai, Cianjur, Sabtu (15/2/2020).
Pasangan muda korban penipuan wedding organizer ( WO) saat membuka suara di kawasan BTN Gadung Permai, Cianjur, Sabtu (15/2/2020). (Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin)

Sempat Dikuntit Korban

Pasangan Muda korban wedding organizer (WO) di Cianjur akhirnya satu persatu buka suara dan berani buka-bukaan ke media setelah merasa tertipu.

Lika-liku berminggu-minggu sampai berbulan-bulan mencari Binjuw sang pemilik wedding organizer 'HL' pun akhirnya mereka ceritakan.

ON (24) seorang calon mempelai pria warga Kecamatan Karangtengah sempat bolak-balik ke rumah Binjuw meski tak ada hasil.

ON saat itu sudah menyerahkan uang sekitar Rp 18,5 juta.

Tak mau uangnya bilang begitu saja ia terus mencari keberadaan Binjuw.

"Saya sempat bolak-balik ke rumahnya, namun selalu tak diterima," ujar ON saat berkumpul bersama korban lainnya di kawasan BTN Gadung Permai, Cianjur, Sabtu (15/2/2020).

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved