Kamis, 16 April 2026

Siswi SMP Korban Bullying di Purworejo Sempat Curhat Sering Dipukul dan Ditendang

Ternyata penganiayaan yang diterima seorang siswi SMP di Purworejo, CA (16), tidak hanya satu kali. Kepada budhe-nya yang bernama Nuryani, CA mengelu

Editor: Theofilus Richard
ISTIMEWA
Screenshot video aksi bully siswi oleh siswa di SMP Muhammadiyah Butuh Purworejo, belum lama ini 

TRIBUNJABAR.ID - Ternyata penganiayaan yang diterima seorang siswi SMP di Purworejo, CA (16), tidak hanya satu kali.

Kepada budhe-nya yang bernama Nuryani, CA mengeluhkan badan yang terasa sakit dan pegal.

Nuryani pun mengaku tak tega melihat keponakannya disakiti.

"Budhe awakku loro kabeh (badanku sakit semua). Aku ditendangi kancane nang sekolahan (aku ditendangi teman di sekolah),"ujar Nuryani, Kamis (13/2/2020), menirukan keluhan CA dalam bahasa Jawa, seperti ditulis Tribunnews.com.

Sakit Hati Kenakalan Diadukan ke Guru, 3 Siswa SMP di Purworejo Bully Seorang Siswi Hingga Trauma

Sebagai keluarga, Nuryani pun ikut geram mendengar curahan hati kemenakannya.

Ia pun sempat menanyai CA perihal alasan teman-temannya menjahatinya.

Barangkali, keponakannya membuat masalah lebih dulu yang menyebabkan ia dianiaya.

"Lha kok iso, opo siro nakal? Ora budhe, koncoku nakal kabeh (Kok bisa, apa kamu nakal? tidak bude, temanku nakal semua),"kata Nuryani mengulang percakapannya dengan CA kala itu.

Setelah kejadian itu, Kamis pagi (13/2/2020), aktivitas sekolah yang berada di desa itu masih normal.

Para siswa masih aktif mengikuti kegiatan pembelajaran.

Tetapi, korban CA, maupun para pelaku yang tidak lagi tampak di sekolah. Rumah korban CA berlokasi tidak jauh dari sekolah.

Rumah sederhana di pinggir jalan kampung itu sontak ikut dipadati orang.

Siswi Korban Bullying 3 Siswa SMP di Purworejo Disebut Berkebutuhan Khusus, Kini Korban Trauma

Di ruang tamu rumah itu, CA dipeluk erat budenya, Nuryani. CA terus menangis sembari menyembunyikan mukanya di pelukan budenya

Nuryani berusaha menguatkan, meski ia sendiri tampak tak kuat menahan kesedihan. Nuryani sama sekali tak menyangka, ada yang tega berbuat jahat terhadap keponakannya.

Terlebih, perbuatan itu dilakukan teman sekolah. Ia sendiri mengaku baru tahu peristiwa itu seusai melihat video yang viral di media sosial.

Sumber: Kompas
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved