Kabar Terbaru Siswa Dibully hingga Jari Diamputasi, Pelakunya Sudah Jadi Tersangka, Kepsek Dipecat

MS (13) siswa SMPN 16 Kota Malang sudah meninggalkan RS Lavalette. Ia sempat dirawat selama 18 hari.

Kolase Tribun Jabar/Kompas.com/Surya Malang
Kabar terbaru anak SMPN 16 Kota Malang dibully hingga jarinya diamputasi 

TRIBUNJABAR.ID - MS (13) siswa SMPN 16 Kota Malang sudah meninggalkan RS Lavalette. Ia sempat dirawat selama 18 hari.

Siswa kelas 7 itu menjalani perawatan setelah mengalami dugaan kekerasan yang dilakukan oleh teman sekolahnya.

Badan MS mengalami lebam bahkan jarinya harus diamputasi.

Dua ruas jari tengah kanannya harus diamputasi karena jaringannya sudah mati dan tidak dapat berfungsi.

Setelah menjalani perawatan dan mendapat konseling dari psikolog, MS dapat pulang ke rumahnya.

Paman MS, Taufik mengatakan MS diperbolehkan pulang atas petunjuk dari dokter psikolog rumah sakit.

"Alhamdulillah, sekitar jam 16.00, dokter psikolog rumah sakit melakukan observasi kepada MS untuk melihat hasil kondisi terakhirnya. Dan ternyata hasilnya adalah MS dapat pulang dan meninggalkan rumah sakit," ujarnya, Senin (10/2/2020), dikutip dari TribunJatim.com, .

Ia menjelaskan bahwa kondisi fisik MS saat ini sudah jauh lebih baik.

"Tadi dokter psikolog juga kaget ternyata kondisi pemulihan psikis MS sangat luar biasa cepat. Dan ini mungkin berkat banyak support dan doa dari keluarga dan banyak orang sehingga MS kondisinya semakin baik," tambahnya.

Ia menerangkan bahwa saat ini MS berkeinginan untuk segera masuk sekolah lagi.

ilustrasi korban bully
ilustrasi korban bully (Pixabay)
Halaman
123
Penulis: Fidya Alifa Puspafirdausi
Editor: Hilda Rubiah
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved