Soal Status Pasien Suspect Corona, RSUD Waled Cirebon Tunggu Hasil Uji Lab Kemenkes RI

Pasien suspect corona berinisial SY masih dirawat di ruang isolasi RSUD Waled, Kabupaten Cirebon.

Tribun Jabar/Ahmad Imam Baehaqi
Perawat dan pegawai di IGD RSUD Waled, Kabupaten Cirebon, mengenakan masker 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Pasien suspect corona berinisial SY masih dirawat di ruang isolasi RSUD Waled, Kabupaten Cirebon.

Direktur RSUD Waled, dr Budi S Soenjaya, mengatakan, jajarannya masih menunggu hasil uji lab tim medis dari Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Menurit dia, tim medis Balitbangkes telah melakukan swab tenggorokan pasien pada Selasa (28/1/2020).

Tindakan tersebut untuk mengetahui apakah pasien positif terpapar Novel Coronavirus atau tidak.

"Spesimen dari pasien sudah diambil dan dibawa ke Jakarta, kami masih menunggu hasilnya," ujar Budi S Soenjaya saat dihubungi melalui sambungan teleponnya, Sabtu (1/2/2020).

Karenanya, hingga kini pihaknya masih menunggu hasil swab tenggorokan pada pasien tersebut.

Ia mengatakan, kesimpulan mengenai hasil uji laboratorium akan keluar dalam waktu dua minggu setelah tindakan swab tenggorokan dilakukan.

Ketum dan Sekjen PSSI Tinjau Jalak Harupat, Bakal Jadi Tempat World Cup U20

Saat ini, menurut dia, ada atau tidaknya virus corona dalam tubuh pasien belum dapat disimpulkan.

"Selama belum ada hasil dari uji lab itu, pasien tetap dirawat di ruang isolasi," kata Budi S Soenjaya.

Diberitakan sebelumnya, SY dilarikan ke RSUD Waled karena mengalami gejala sesak nafas, demam tinggi, dan batuk-batuk.

Gejala tersebut dialaminya setelah mengunjungi Taiwan untuk mengikuti National Sales Conference awal Januari 2020.

SY yang kembali ke Tanah Air pada 15 Januari 2020 itu sempat dibawa ke klinik sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Waled pada 27 Januari 2020 dan langsung ditempatkan di ruang isolasi.

6 Fakta Nikita Mirzani Dijemput Paksa Polisi, Minta Bayinya Masuk Tahanan untuk Diberi ASI

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved