Beredar Kabar Ada Suspect Virus Corona di RSUD Indramayu, Ini Penjelasan Dinkes

Kepala Dinkes Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengatakan, ruang isolasi yang disiapkan khusus untuk penanganan pasien suspect virus

Beredar Kabar Ada Suspect Virus Corona di RSUD Indramayu, Ini Penjelasan Dinkes
Handhika Rahman/Tribun Jabar
Petugas keamanan saat menjaga ruang isolasi khusus penanganan pasien suspect virus corona di RSUD Indramayu, Kamis (30/1/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indramayu menegaskan hingga saat ini tidak ada pasien yang terjangkit 2019-nCoV atau suspect virus corona yang dirawat di RSUD Indramayu.

Kepala Dinkes Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengatakan, ruang isolasi yang disiapkan khusus untuk penanganan pasien suspect virus corona itu memang sempat digunakan kemarin.

Namun, pasien tersebut tidak terbukti terserang suspect virus corona dan sekarang sudah dipindahkan ke ruang lainnya.

"Hasil diagnosa dokter spesialis paru, pasien itu menderita TBC Sequelae atau TBC Paru dengan infeksi sekunder (bronchopneumonia)," ujar dia kepada Tribuncirebon.com melalui sambungan seluler, Kamis (30/1/2020).

Sebelumnya sempat beredar kabar adanya pasien yang terinfeksi suspect virus corona beredar di jejaring media sosial maupun pesan-pesan grup aplikasi WhatsApp.

Pasien itu berinisial J (68) warga Kiajaran Kulon, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu.

Ia datang ke RSUD Indramayu berdasarkan rujukan dari Poliklinik Dalam RS Bhayangkara Losarang.

Pasien mengeluhkan demam, sesak napas, dan juga batuk-batuk, gejala itu sudah diderita pasien selama kurang lebih satu minggu lamanya.

Di RSUD Indramayu, pasien langsung diterima di ruang IGD pada Selasa (28/1/2020) pukul 17.18 WIB.

Setelah dari IGD, pasien dibawa ke ruang isosali khusus bagi pasien penanganan pasien suspect virus corona.

Di sana pasien dirawat selama satu hari kemudian dipindahkan kembali ke ruang rawat umum khusus pasien TBC Paru pada Rabu (29/1/2020) sore.

"Kita pastikan pasien tidak terinfeksi corona virus karena tidak memenuhi kriteria yang disyaratkan Kemenkes," ujar dia.(*)

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved