Awal Mula Keraton Agung Sejagat, Kemunculannya Bikin Gaduh, Ini Pengakuan Rajanya yang Kini Ditahan

Munculnya Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Jawa Tengah bikin gaduh publik, bahkan sampai viral di dunia maya.

Kolase Tribun Jabar (Twitter dan Tribun Jateng)
Pengakuan raja Keraton Agung Sejagat, Totok Santoso Hadiningrat soal awal mula kerajaan. 

TRIBUNJABAR.ID - Munculnya Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Jawa Tengah bikin gaduh, bahkan sampai viral di dunia maya.

Diketahui, ada orang yang mendeklarasikan dirinya sebagai raja dan ratu Keraton Agung Sejagat.

Mereka adalah Totok Santoso Hadiningrat atau Toto Santoso yang menjadi raja, ia kerap dipanggil Sinuhun Totok Santoso Hadiningrat oleh pengikutnya.

Kemudian ada Fanni Aminadia sebagai ratu, bergelar Kanjeng Ratu Dyah Gitarja.

Berdasarkan pengakuan Toto Santoso, awal mula kemunculan Keraton Agung Sejagat sejak pertengahan 2018.

Ia mengaku, mendapatkan wangsit untuk melanjutkan kejayaan Kerajaan Majapahit sehingga harus mendirikan kerajaan di Purworejo.

Mengupas Keraton Agung Sejagat, Pendiri Mengaku Dapat Wangsit, Ini 7 Fakta Seputar KAS

Toto juga mengaku, mendapatkan ilham itu dari leluhur Raja Sanjaya, keturunan Kerajaan Majapahit.

Dari situlah ia menggaet teman perempuannya, Fanni Aminadia untuk merancang Keraton Agung Sejagat.

Pemimpin Keraton Agung Sejagat Sinuhun Totok Santoso Hadiningrat dan istrinya yang dipanggil Kanjeng Ratu Dyah Gitaraja.
Pemimpin Keraton Agung Sejagat Sinuhun Totok Santoso Hadiningrat dan istrinya yang dipanggil Kanjeng Ratu Dyah Gitaraja. (IST/Facebook)

Ia menyabut, Fanni lah yang merancang segala pernak-pernik untuk kebutuhan keraton.

Mulai dari bendera, topi, seragam kerajaan, tombak, hingga umbul-umbul.

Halaman
1234
Penulis: Widia Lestari
Editor: Fidya Alifa Puspafirdausi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved