Jumat, 10 April 2026

Mengupas Keraton Agung Sejagat, Pendiri Mengaku Dapat Wangsit, Ini 7 Fakta Seputar KAS

Satu demi satu fakta kemunculan kelompok Keraton Agung Sejagat (KAS) di Desa Pogung, Kecamatan Bayan, Purworejo, mulai terkuak.

Editor: Fidya Alifa Puspafirdausi
IST/Facebook
Pemimpin Keraton Agung Sejagat Sinuhun Totok Santoso Hadiningrat dan istrinya yang dipanggil Kanjeng Ratu Dyah Gitaraja. 

TRIBUNJABAR.ID - Satu demi satu fakta kemunculan kelompok Keraton Agung Sejagat (KAS) di Desa Pogung, Kecamatan Bayan, Purworejo, mulai terkuak.

Salah satunya adalah dokumen yang dibuat oleh KAS adalah palsu.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Iskandar Sutisna, saat jumpa pers di Mapolda Jateng, Rabu (15/1/2020).

Selain itu, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel mengatakan, hubungan antara Toto Santoso Hadiningrat (42) dan dan Fanni Aminadia (41) bukanlah suami istri.

Toto dan Fanni di KAS disebut sebagai Raja dan Ratu KAS.

Saat ini keduanya telah dijadikan tersangka dalam kasus dugaan membuat kasus kemunculan KAS.

Kedunya dijerat dengan Pasal 14 UU RI No.1 th 1946 tentang menyiarkan berita atau pemberitaan bohong dengan sengaja menerbitkan keonaran dengan hukum maksimal 10 tahun dan pasal 378 KUHP tentang penipuan. Baca fakta lengkapnya:

1. Toto dan Fanni bukanlah warga Purworejo

Rycko menjelaskan, Toto dan Fanni bukanlah warga Purworejo.

Mereka juga bukan pasangan suami istri meskipun Fanni disebut permaisuri dalam KAS.

"Sementara Fanni Aminadia yang diakui sebagai permaisuri ternyata bukan istrinya, tetapi hanya teman wanitanya," kata Ryko, Rabu (15/1/2020).

Selain itu, dari hasil penyelidikan polisi, kedua tersangka memiliki KTP Jakarta dan kos di Yogyakarta.

2. Gunakan simbol palsu untuk perdayai korban

Alasan polisi menetapkan Toto dan Fanni menjadi tersangka adalah diduga menarik dana dari masyarakat dengan menggunakan tipu daya.

"Dengan simbol-simbol kerajaan, tawarkan harapan dengan ideologi, kehidupan akan berubah. Semua simbol itu palsu," katanya.

Sumber: Kompas
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved