Surat Edaran Partisipasi Warga Jabar Tanam Pohon Tengah Digodok, Ulang Tahun Diimbau Ikut Menanam

Surat edaran partisipasi warga Jabar menanam pohon tengah digodok. Yang ulang tahun, menikah, dan lulus kuliah, diimbau ikut menanam pohon.

TRIBUN JABAR
Ilustrasi menanam pohon. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah mematangan teknis kebijakan pelibatan peran serta masyarakat dalam penanaman pohon di lahan kritis di Jawa Barat.

Hal ini untuk menyukseskan program penanaman 25 juta pohon pada 2020.

Sebelumnya, Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan akan membuat aturan mengenai imbauan siswa yang lulus setiap jenjang pendidikan serta warga yang akan menikah atau bercerai untuk menanam sejumlah pohon.

Partisipasi warga dinilai sangat penting dalam menyukseskan penghijauan di Jabar ini.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jabar Epi Kustiawan mengatakan saat ini konsep atau draft aturan tersebut terus dikaji.

Setelah tuntas, akan tertuang dalam surat edaran Gubernur Jabar terkait pengumpulan pohon dari masyarakat.

Rencananya, katanya, salah satu draft pada surat edaran itu, yaitu warga yang merayakan ulah tahun pun akan diimbau untuk turut menyumbang pohon atau menanam pohon untuk perbaikan lahan kritis di Jabar.

"Minimal lima pohon per orang. Ini, kan, manfaatnya dunia akhirat," ujar Epi saat diwawancara belum lama ini.

Draft terkait ulang tahun tersebut, katanya, menjadi wacana karena sejauh ini banyak masyarakat yang merayakan hari jadinya dengan menggelar pesta meriah.

Epi merasa dengan menyumbangkan pohon, warga tidak akan terbebani mengingat harganya pohon cukup murah, bahkan bisa jadi gratis.

Halaman
123
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved